get app
inews
Aa Text
Read Next : Arema FC Kalah 1-3 dari Persija, Marcos Santos Akui Intensitas Tim Menurun

Arema FC Bungkam PSIM Yogyakarta 3-1 di Laga Penutup Super League

Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:48 WIB
header img
Arema FC tutup Super League 2025/2026 dengan kemenangan 3-1 atas PSIM di Kanjuruhan. (Foto: iNews Malang/@aremafcofficial)

MALANG, iNewsMalang.id – Arema FC menutup kompetisi Super League 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan. Menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Kanjuruhan, Jumat (22/5/2026), Singo Edan menang 3-1 dan mengakhiri musim dengan tambahan tiga poin penting.

Tuan rumah langsung mengambil inisiatif sejak awal laga. Baru tiga menit pertandingan berjalan, Joel Vinicius sukses membuka keunggulan Arema FC lewat tendangan keras hasil serangan balik cepat. Umpan Dalberto dari lini tengah mampu dimaksimalkan Joel menjadi gol pertama.

Gol cepat tersebut membuat tempo pertandingan meningkat. PSIM Yogyakarta berusaha mengambil alih permainan melalui penguasaan bola dan kombinasi umpan pendek. Tim asuhan Van Gastel lebih dominan dalam distribusi bola, namun kesulitan menembus pertahanan Arema FC.

Sebaliknya, Arema FC tampil efektif lewat skema serangan balik. Kecepatan lini sayap beberapa kali merepotkan pertahanan Laskar Mataram. Dalberto menjadi pemain paling aktif dalam membangun serangan Singo Edan.

PSIM yang mengandalkan kreativitas Ze Valente juga sempat menciptakan sejumlah peluang. Namun, penyelesaian akhir mereka belum mampu mengancam serius gawang Adi Satryo.

Arema FC justru beberapa kali lebih berbahaya lewat percobaan jarak jauh. Pada menit ke-36, tendangan keras Dalberto masih melambung di atas mistar gawang Cahya Supriadi.

PSIM hampir menyamakan kedudukan semenit berselang. Kesalahan kontrol bola Julian Guevara di depan gawang dimanfaatkan Pulga Vidal untuk merebut bola dan melepaskan tembakan. Namun, Adi Satryo tampil sigap dengan melakukan dua penyelamatan beruntun untuk mengamankan gawang Arema FC.

Menjelang turun minum, Adi Satryo kembali menggagalkan peluang PSIM setelah menepis tendangan jarak jauh Pulga Vidal. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, Arema FC kembali mencetak gol cepat. Kali ini Dalberto mencatatkan namanya di papan skor pada awal paruh kedua.

Berawal dari umpan silang Betinho dari lini tengah, Dalberto menyambut bola dengan sepakan keras yang gagal dihentikan Cahya Supriadi. Arema FC unggul 2-0.

Tertinggal dua gol membuat PSIM meningkatkan tekanan. Serangan demi serangan dilancarkan dari berbagai sisi untuk membongkar pertahanan Singo Edan.

Usaha itu membuahkan hasil pada menit ke-53. Corfe memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 setelah memanfaatkan umpan pendek di depan gawang Arema FC dan melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau Adi Satryo.

Setelah gol tersebut, pertandingan berlangsung lebih terbuka. PSIM tetap mengandalkan penguasaan bola, sementara Arema FC terus mengincar peluang lewat serangan balik cepat.

Pada menit ke-65, Matheus Blade nyaris menambah keunggulan Arema FC. Namun, tendangan kerasnya masih melambung di atas mistar gawang PSIM.

Singo Edan sebenarnya mendapat beberapa peluang emas di pertengahan babak kedua. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang itu belum berbuah gol tambahan.

Gol penutup akhirnya lahir pada menit ke-90. Valdeci Moreira memastikan kemenangan Arema FC menjadi 3-1 lewat tendangan melengkung yang gagal diantisipasi kiper PSIM.

Hasil ini membuat Arema FC menutup musim dengan koleksi 48 poin. Sementara PSIM Yogyakarta mengakhiri kompetisi dengan 45 poin.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut