get app
inews
Aa Text
Read Next : CSR Dongkrak Program 3 Juta Rumah, 1.600 Hunian di Kabupaten Malang Dibedah

Mahasiswa Al Qolam Malang Wakili Indonesia di Konferensi Internasional Ini Pesan Khusus Wakil Bupati

Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB
header img
Wabup Malang Lathifah melepas Muhammad Khofi menuju Konferensi Santri Mendunia 2026. (Foto: iNews Malang/Prokopim)

MALANG, iNewsMalang.id – Mahasiswa Universitas Al Qolam Gondanglegi, Muhammad Khofi, bakal membawa nama Kabupaten Malang dalam International Conference Santri Mendunia Batch 6 Chapter Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Menjelang keberangkatannya pada 11 Agustus mendatang, Khofi diterima Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib di Pringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (9/7/2026).

Khofi datang bersama Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam Universitas Al Qolam Abdul Rofiq. Audiensi tersebut membahas persiapan menghadapi forum internasional yang mempertemukan pemuda dari sejumlah negara.

Lathifah menilai keikutsertaan Khofi menjadi kebanggaan sekaligus peluang bagi generasi muda Kabupaten Malang untuk memperluas jejaring dan wawasan di tingkat internasional.

“Mas Khofi ini mendapat undangan untuk mengikuti kegiatan seminar di luar negeri bersama pemuda-pemuda dari beberapa negara," kata Lathifah.

Menurut dia, pemerintah daerah akan terus memberi ruang bagi anak muda untuk mengembangkan kapasitas dan mengaktualisasikan potensinya.

“Pemkab Malang mendukung pengembangan pemuda karena mereka calon pemimpin masa depan. Potensi mereka harus terus didorong agar berkembang,” ujar Lathifah.

Dalam pertemuan itu, Lathifah juga menitipkan isu LGBT agar menjadi salah satu bahan diskusi selama konferensi.

Menurutnya, peserta dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand memiliki latar belakang sosial, budaya, serta norma yang berbeda sehingga menarik untuk dipertukarkan dalam forum internasional.

“Saya titipkan terkait isu LGBT ini agar dibawa ke ranah internasional. Antara Indonesia dan Malaysia hampir sama terkait pegangan agamanya dan budayanya yakni Melayu,” katanya.

Ia berharap pembahasan tersebut menghasilkan berbagai perspektif dari masing-masing negara dengan tetap berlandaskan norma dan agama yang dianut peserta.

Selain aktif mengikuti seluruh rangkaian konferensi, Khofi diminta membagikan pengalaman sepulang dari kegiatan. Lathifah berharap ilmu dan jejaring yang diperoleh tidak berhenti pada peserta, tetapi juga bisa dimanfaatkan pemuda lain di Kabupaten Malang.

“Nanti saya minta hasil konferensinya. Pengalaman Mas Khofi juga harus dibagikan kepada pemuda Kabupaten Malang. Ilmunya jangan dipakai sendiri,” ujarnya.

Hasil konferensi itu juga akan dilaporkan kepada Bupati Malang sebagai bahan tindak lanjut melalui perangkat daerah yang membidangi kepemudaan.

Pemkab Malang, kata Lathifah, berkomitmen terus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus memberikan kontribusi bagi daerah.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut