Waspada Gangguan Pernapasan akibat Asap Karhutla, Begini Pesan BPBD Kota Batu
BATU, iNewsMalang.id - Ancaman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) perlu diwaspadai masyarakat Kota Batu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Batu mengingatkan warga agar melindungi diri dari paparan asap yang berisiko mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko mengatakan, dampak karhutla tidak hanya berupa kerusakan lingkungan. Asap yang dihasilkan juga bisa membahayakan kesehatan masyarakat.
“Asap karhutla dapat membahayakan kesehatan dan mengganggu sistem pernapasan. Masyarakat harus waspada,” ujar Suwoko, Selasa (20/10/2026).
Menurut dia, masyarakat perlu mengambil langkah pencegahan untuk mengurangi risiko paparan asap. Terutama saat beraktivitas di luar rumah ketika kualitas udara memburuk.
BPBD Kota Batu menyiapkan enam langkah antisipasi yang bisa diterapkan masyarakat. Salah satunya menggunakan masker saat berada di luar ruangan untuk mengurangi paparan partikel asap.
Warga juga diminta membatasi aktivitas di luar rumah ketika asap mulai menebal. Pintu dan jendela sebaiknya ditutup untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah.
Selain itu, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi. Aktivitas fisik berat di luar ruangan juga perlu dihindari saat kualitas udara memburuk.
Suwoko meminta warga tidak mengabaikan keluhan kesehatan akibat paparan asap. Jika mengalami batuk, sesak napas, atau iritasi mata dan tenggorokan, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Di sisi lain, BPBD Kota Batu mengingatkan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat. Warga diminta tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan yang berpotensi memicu kebakaran.
“Jangan membakar hutan dan lahan. Mari bersama menjaga lingkungan, melindungi kesehatan, dan mencegah karhutla,” katanya.
BPBD juga meminta masyarakat mengikuti perkembangan informasi melalui saluran resmi pemerintah dan instansi terkait.
Apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, warga diminta segera melapor melalui layanan Call Center BPBD Kota Batu agar petugas dapat melakukan penanganan.
Editor: Ryan Haryanto