Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Arema FC Babak Belur di Kandang Persija, Singo Edan Dihajar 1-5
Advertisement . Scroll to see content

Jelang Lawan Persija Jakarta, Arema FC Benahi Komunikasi Pemain demi Akhiri Tren Buruk

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:07 WIB
  • author Afifuddin Muhammad
Jelang Lawan Persija Jakarta, Arema FC Benahi Komunikasi Pemain demi Akhiri Tren Buruk
Arema FC benahi komunikasi pemain jelang menghadapi Persija Jakarta di Super League 2026. (Foto: iNews Malang/AI

MALANG, iNewsMalang.id - Empat laga tanpa kemenangan menjadi pekerjaan rumah Arema FC menjelang menghadapi Persija Jakarta. Singo Edan kini fokus membenahi komunikasi antarpemain yang masih kerap memicu kesalahan di lapangan.

Arema FC dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Bek Arema FC, Achmad Maulana Syarif, mengakui komunikasi menjadi salah satu kelemahan tim. Terutama ketika membangun serangan maupun mengantisipasi permainan lawan.

“Ada miskomunikasi yang membuat hasilnya kurang maksimal,” kata Achmad Maulana, dikutip dari ILeague.

Pemain berusia 23 tahun itu menyebut persoalan tersebut sudah menjadi bahan evaluasi. Dia berharap pembenahan selama persiapan membuat permainan Arema lebih solid.

Achmad juga menaruh kepercayaan kepada pelatih Marcos Santos. Menurutnya, kerja sama seluruh pemain menjadi kunci untuk memperbaiki performa Singo Edan.

Apalagi, Arema sedang kesulitan meraih kemenangan. Dari lima pertandingan awal Super League 2026/2027, tim asal Malang itu baru mencatatkan satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan sekali kalah.

Kekalahan terakhir dialami saat menghadapi Garudayaksa FC, Sabtu (17/10/2026). Arema menyerah 1-3 meski sempat unggul lebih dahulu.

Sebelumnya, Singo Edan bermain imbang melawan Bhayangkara FC, Persik Kediri, dan PSM Makassar. Padahal, Arema mengawali musim dengan kemenangan telak 4-0 atas Isenmulang Kalteng.

Rentetan hasil tersebut menunjukkan Arema belum mampu menjaga konsistensi permainan. Terutama saat mempertahankan keunggulan dan mengantisipasi serangan balik lawan.

Achmad berharap hasil kurang memuaskan itu menjadi pelajaran. Dia meminta seluruh pemain tetap kompak menghadapi pertandingan berikutnya.

“Rentetan hasil kurang baik ini harus membuat kami lebih kuat dan lebih bersama,” ujarnya.

Namun, upaya Arema mengakhiri tren tanpa kemenangan tidak mudah. Persija Jakarta juga membutuhkan poin setelah menelan kekalahan pertamanya musim ini.

Macan Kemayoran sebelumnya tumbang 2-3 dari Persita Tangerang, Sabtu (17/10/2026). Hasil tersebut menghentikan catatan empat kemenangan beruntun Persija.

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengakui timnya masih memiliki kekurangan. Dia menilai lawan mulai memahami pola permainan Persija sehingga evaluasi perlu dilakukan.

“Kami harus lebih banyak introspeksi diri, berusaha lebih keras, dan bersiap dengan baik,” katanya.

Kondisi kedua tim yang sama-sama baru menelan kekalahan membuat pertandingan Persija Jakarta vs Arema FC menjadi kesempatan untuk bangkit.

Bagi Arema, laga tersebut sekaligus menjadi ujian hasil evaluasi Marcos Santos. Terutama dalam memperbaiki komunikasi, menjaga konsentrasi, dan mengurangi kesalahan sendiri.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut