Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gabriel Silva dan Careca Bawa Arema FC Ungguli Dewa United
Advertisement . Scroll to see content

Andre Caldas Costa Tunaikan Janji, Arema FC Hajar Dewa United 4-0

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:08 WIB
  • author Afifuddin Muhammad
Andre Caldas Costa Tunaikan Janji, Arema FC Hajar Dewa United 4-0
Andre Caldas Costa tunaikan janji, bawa Arema FC bangkit usai hajar Dewa United 4-0. (Foto: iNews Malang/Arema FC)

MALANG, iNewsMalang.id - Andre Caldas Costa langsung membuktikan janjinya. Pada laga debut sebagai pelatih caretaker Arema FC, pelatih asal Brasil itu sukses membawa Singo Edan mengakhiri puasa kemenangan. Tak tanggung-tanggung, Dewa United dihajar empat gol tanpa balas.

Kemenangan telak 4-0 tersebut diraih Arema FC pada pekan ketujuh Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (25/10/2026) sore.

Hasil itu menjadi awal manis bagi Andre yang baru mendapat kepercayaan menggantikan Marcos Santos. Sekaligus mengakhiri rentetan lima pertandingan tanpa kemenangan yang sebelumnya membayangi Singo Edan.

Sebelum pertandingan, Andre memang menjanjikan perubahan. Pelatih berusia 38 tahun itu ingin Arema tampil lebih agresif, percaya diri, dan mampu bangkit dari keterpurukan.

Janji tersebut langsung dibayar lunas. Di hadapan pendukung sendiri, Arema bukan hanya kembali meraih tiga poin, tetapi juga mencatatkan kemenangan dengan selisih empat gol.

Debut manis Andre Caldas Costa, Arema FC pesta empat gol tanpa balas ke gawang Dewa United.
(Foto: iNews Malang/AI)

Raianderson da Costa Morais alias Careca menjadi bintang kemenangan Singo Edan. Penyerang asal Brasil itu memborong dua gol pada menit ke-30 dan 50. Dua gol lainnya disumbangkan Samuel Otusanya (65’) dan Julian Guevara (90+5’).

Padahal, Dewa United datang ke Kanjuruhan dengan modal cukup meyakinkan. Tim berjuluk Banten Warriors tersebut belum tersentuh kekalahan dalam enam pertandingan sebelumnya.

Namun, catatan tersebut akhirnya terhenti di tangan Arema yang sedang menjalani masa transisi kepelatihan.

Sejak awal pertandingan, kedua tim saling melancarkan serangan. Dewa United lebih dulu mendapat peluang melalui sundulan Denilson Junior pada menit ke-17. Sayang, bola masih melambung di atas mistar.

Lima menit berselang, Arema membalas. Marcos Vinicius melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, kiper Dewa United Sonny Stevens masih mampu mengamankan bola.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-30. Gabriel Silva melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum mengirim umpan kepada Careca. Tanpa kesulitan, pemain bernomor punggung 95 itu menuntaskan peluang untuk membawa Arema unggul 1-0.

Gol tersebut membuat permainan Singo Edan semakin percaya diri. Meski Dewa United berusaha membalas, keunggulan satu gol Arema bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Arema FC tidak mengendurkan serangan. Hasilnya, Careca kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-50.

Berawal dari umpan Achmad Maulana, Careca menyambut bola dengan sundulan. Sonny Stevens sebenarnya sempat menepis bola. Namun, bola sudah melewati garis gawang.

Wasit sempat berkomunikasi dengan petugas Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya mengesahkan gol tersebut. Arema unggul 2-0.

Tertinggal dua gol, Dewa United mencoba meningkatkan intensitas serangan. Rafael Struick sempat mendapat kesempatan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, bola diblok pemain belakang Arema FC.

Upaya tim tamu justru berujung petaka. Pada menit ke-65, Samuel Otusanya yang baru masuk menggantikan Matheus Blade memperbesar keunggulan Arema menjadi 3-0.

Otusanya memanfaatkan umpan Achmad Maulana untuk menjebol gawang Sonny Stevens. Gol tersebut semakin menyulitkan Dewa United mengejar ketertinggalan.

Arema FC belum puas. Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Julian Guevara ikut mencatatkan namanya di papan skor.

Memanfaatkan tendangan bebas Gustavo Franca, Guevara mencetak gol pada menit ke-90+5. Skor 4-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi Arema FC setelah melewati periode sulit bersama Marcos Santos. Manajemen sebelumnya memutuskan mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Brasil itu pada Jumat (23/10/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah Singo Edan gagal menang dalam lima pertandingan beruntun. Kekalahan telak 1-5 dari Persija Jakarta pada Rabu (21/10/2026) menjadi pertandingan terakhir Marcos.

Andre yang sebelumnya menjabat asisten pelatih kemudian dipercaya mengambil alih tim untuk sementara.

Hanya berselang dua hari sejak pergantian pelatih, Arema FC mampu menunjukkan perubahan hasil yang signifikan. Dari kebobolan lima gol saat menghadapi Persija, Singo Edan kini mencetak empat gol tanpa kebobolan.

Kemenangan ini sekaligus menjadi modal awal Andre untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain. Namun, konsistensi Arema dalam pertandingan berikutnya masih akan menjadi ujian bagi pelatih caretaker tersebut.

Setidaknya, satu pekerjaan sudah dituntaskan Andre. Janji membawa Singo Edan bangkit langsung terwujud dalam pertandingan pertamanya memimpin tim dari pinggir lapangan.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut