Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Muhammadiyah : Papan Nama Harus Dipasang Kembali
Advertisement . Scroll to see content

Belum Sebulan Jadi Kapolres Bangkalan, Eks Penyidik KPK AKBP Rossa Purbo Bekti Dicopot

Selasa, 03 November 2026 | 18:52 WIB
  • author Tim iNews
Belum Sebulan Jadi Kapolres Bangkalan, Eks Penyidik KPK AKBP Rossa Purbo Bekti Dicopot
AKBP Rossa Purbo Bekti dicopot dari jabatan Kapolres Bangkalan, kini dimutasi ke Bareskrim Polri. (Foto: Diolah iNews Malang)

JAKARTA, iNewsMalang.id - Belum genap sebulan menjabat Kapolres Bangkalan, Jawa Timur, AKBP Rossa Purbo Bekti sudah digeser. Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu kini dimutasi ke Bareskrim Polri.

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026. Telegram itu menjadi bagian dari mutasi dan rotasi 264 perwira tinggi (pati) serta perwira menengah (pamen) Polri.

Posisi Rossa sebagai Kapolres Bangkalan selanjutnya diisi AKBP Mustijat Priyambodo. Sebelumnya, Mustijat menjabat Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Jawa Timur.

Pergantian ini terbilang cepat. Rossa baru ditunjuk sebagai Kapolres Bangkalan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Artinya, baru sekitar tiga pekan sejak penunjukannya, Rossa sudah mendapat penugasan baru sebagai perwira menengah (pamen) Bareskrim Polri.

Belum ada penjelasan khusus mengenai alasan pergantian Rossa dalam waktu relatif singkat tersebut.

Selain Kapolres Bangkalan, mutasi Polri pada November 2026 juga menyasar sejumlah jabatan strategis di tingkat polres.

Kombes Imran Amir ditunjuk sebagai Kapolrestabes Bandung menggantikan Kombes Dedi Supriyadi. Sementara itu, jabatan Kapolrestabes Palembang dipercayakan kepada Kombes Heru Agung Nugroho menggantikan Kombes Sonny Mahar Budi.

Pergantian juga berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kombes Alfian Nurizal ditunjuk menjadi Kapolres Metro Jakarta Selatan, sedangkan Kombes Hendri Umar mendapat penugasan sebagai Kapolres Metro Jakarta Timur.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi.

Menurut dia, pergantian pejabat dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel Polri,” ujar Isir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Isir menjelaskan, rotasi juga diperlukan agar organisasi tetap mampu menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

“Hal ini juga menjadi upaya penyegaran organisasi untuk memastikan roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas berjalan optimal,” katanya.

Secara keseluruhan, sebanyak 264 perwira Polri masuk dalam daftar mutasi November 2026. Pergeseran tersebut mencakup sejumlah perwira tinggi hingga perwira menengah di berbagai satuan kerja.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut