Blokade Warga Lumpuhkan Pantura Pasuruan, Antrean Kendaraan Mengular hingga 6 Jam

Robert A
Pantura Pasuruan lumpuh 6 jam akibat blokade warga, antrean kendaraan mengular belasan kilometer. (Foto: iNews Malang/Istimewa)

PASURUAN, iNewsMalang.id Jalur Pantura Pasuruan lumpuh total selama sekitar enam jam, Kamis (23/7/2026). Aksi blokade yang dilakukan massa di depan Markas Komando Latihan Marinir (Mako Kolatmar) Grati membuat arus lalu lintas dari dua arah terhenti. Antrean kendaraan mengular hingga belasan kilometer.

Aksi berlangsung sekitar pukul 11.00 hingga 17.00 WIB. Kemacetan dari arah timur bahkan dilaporkan mencapai wilayah perbatasan Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.

Petugas Satlantas Polres Pasuruan Kota yang berjaga mengatakan, arus kendaraan dari arah Probolinggo menuju Pasuruan maupun sebaliknya sama-sama tidak bergerak. Truk-truk besar mendominasi antrean karena memilih berhenti dibanding mencari jalur alternatif.

“Saat ini dua arah dari Probolinggo ke Pasuruan dan sebaliknya masih lumpuh total,” ujar salah seorang petugas Satlantas Polres Pasuruan Kota.


Pantura Pasuruan lumpuh 6 jam akibat blokade warga, antrean kendaraan mengular belasan kilometer. (Foto: iNews Malang/ist)

Untuk mengurai kepadatan, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas. Kendaraan roda empat, bus, dan truk dialihkan masuk Jalan Tol Trans Jawa. Dampaknya, ruas dari Simpang Tiga Ngopak hingga Simpang Tiga Semambung sempat berhenti total akibat penumpukan kendaraan.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan menjelaskan, kendaraan diarahkan masuk tol dan tidak diperbolehkan keluar melalui Gerbang Tol Grati.

“Kendaraan yang turun di Exit Tol Grati diarahkan putar balik untuk masuk tol lagi. Dari Simpang Tiga Ngopak arah Surabaya menuju Probolinggo juga diarahkan putar balik masuk tol melalui dalam kota atau Tol Sutojayan,” jelasnya.

Situasi mulai berangsur normal sekitar pukul 17.30 WIB setelah massa membubarkan diri. Arus lalu lintas di Jalur Pantura Pasuruan kembali dibuka dan kendaraan mulai bergerak meski antrean masih tersisa di sejumlah titik.

Aksi blokade dilakukan warga dari 10 desa yang selama ini terlibat konflik lahan dengan Marinir. Mereka memprotes insiden peluru nyasar yang disebut mengenai rumah warga dan dinilai mengancam keselamatan masyarakat di sekitar Mako Kolatmar Grati.

Editor : Ryan Haryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network