Nurul Hidayati, penonton asal Probolinggo, mengaku lagu tersebut terasa sangat dekat dengan pengalaman hidupnya.
“Lagu ini benar-benar menggambarkan apa yang sedang saya rasakan sekarang. Versi akustik tadi bikin rasanya makin dalam, sampai tanpa sadar ikut nyanyi sambil menahan air mata,” ujarnya.
Tak semua penonton tenggelam dalam suasana sendu. Lingling justru lebih menikmati energi yang dihadirkan Isyana lewat Unlock the Key.
Panggung Jazz Gunung Bromo menyatukan baper Isyana dan magis Indra Lesmana. (Foto: iNews Malang/Ryan H)
“Kalau Nurul baper sama Tetap Dalam Jiwa, aku justru lebih dapat energinya waktu Isyana bawain Unlock the Key. Meskipun dikemas versi akustik dan chamber music, lirik dan pesannya terasa tajam banget,” katanya.
Berbeda dengan malam pembuka, hari kedua menghadirkan warna yang lebih dinamis. Indra Lesmana LLW tampil bersama Eva Celia dan Teza Sumendra membawakan repertoar neo-soul dan jazz modern yang mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
