MALANG, iNewsMalang.id - Sebanyak 540 siswa SMA sederajat dari berbagai daerah di Indonesia berhasil menembus babak final Olimpiade Sains Nasional atau OSN 2026. Mereka menjadi peserta terbaik yang tersaring dari hampir 300.000 siswa sejak tahap awal kompetisi.
Babak final OSN jenjang pendidikan menengah tersebut digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), 14-20 September 2026.
Ketua Penyelenggara OSN 2026 sekaligus Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemdikdasmen Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan, sebanyak 297.955 siswa mengikuti rangkaian OSN tahun ini. Jumlah tersebut naik dibandingkan tahun 2025 yang tercatat 265.251 peserta.
Kenaikannya mencapai 12,33 persen. Bertambahnya jumlah peserta membuat persaingan untuk mencapai babak nasional semakin ketat.
“Setiap tahun keketatan kompetisi dan persaingan OSN semakin tinggi. Luar biasa adik-adik sudah sampai di tahap final ini,” kata Maria Veronica, Selasa (15/9/2026).
Pada babak final, sebanyak 28 kontingen provinsi ambil bagian. Para peserta akan berkompetisi pada sejumlah bidang sains yang dipertandingkan dalam OSN 2026.
Kemdikdasmen juga mencatat peningkatan minat pada bidang kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI). Jumlah pendaftar pada bidang tersebut disebut meningkat hingga 72 persen.
Menurut Veronica, tingginya minat terhadap AI menunjukkan perkembangan bidang kompetisi yang diminati pelajar. Pemerintah, kata dia, juga menyiapkan pembinaan lanjutan bagi siswa yang berhasil mencatatkan prestasi.
“Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mengupayakan bagi adik-adik yang berprestasi untuk mengembangkan talenta, tidak hanya uang pembinaan, namun juga serangkaian upaya pengembangan prestasi berkelanjutan,” ujarnya.
OSN merupakan ajang kompetisi bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan di bidang sains sekaligus menjaring siswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
