PROBOLINGGO, iNewsMalang.id - Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Pramana Putra mendatangi rumah Safriel Ardiyansyah, korban meninggal dunia saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla Bromo) di kawasan Gunung Bromo, Sabtu (17/10/2026).
Lucky menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban di Perumahan Griya Yuni Yani, Jalan Serayu, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.
Lucky mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk empati kepada keluarga Safriel yang kehilangan anggota keluarganya dalam musibah tersebut.
“Kami ke sini merupakan salah satu bentuk empati kami terhadap orang tua korban Safriel Ardiyansyah,” ujar Lucky.
Lucky berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi. Dia juga mendoakan agar Safriel mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Terkait desakan keluarga agar peristiwa tersebut diusut tuntas, Lucky menyebut keluarga masih dalam suasana berduka. Dia belum mendapat pembicaraan lebih lanjut mengenai langkah hukum yang akan ditempuh keluarga.
Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar saat takziah ke rumah Safriel mengatakan, penyelidikan karhutla Bromo yang menewaskan empat orang masih berjalan.
Dia menyebut, penyidik masih memeriksa saksi di lokasi kejadian maupun dari pihak keluarga korban.
“Masih dalam proses. Kami masih mengumpulkan keterangan-keterangan saksi, baik yang ada di lokasi maupun pihak keluarga korban,” kata Asmida.
Asmida belum merinci jumlah saksi yang telah diperiksa karena prosesnya masih ditangani penyidik reserse kriminal. Dia meminta keluarga memberikan waktu kepada polisi untuk mendalami peristiwa tersebut.
Mengenai kemungkinan penetapan tersangka, Asmida belum bisa memastikan karena penyelidikan masih berjalan.
Safriel merupakan karyawan Artotel Cabin Bromo. Dia meninggal bersama tiga korban lainnya saat bertugas memadamkan karhutla di Pusung Lingker, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Kamis (15/10/2026).
Keluarga Safriel sebelumnya masih berkomunikasi dengan korban sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, dua jam kemudian, mereka tak lagi bisa menghubungi Safriel. Tak lama berselang, keluarga menerima kabar bahwa pemuda itu meninggal dunia dalam kebakaran di Blok Pusung Lingker, kawasan Bromo.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
