PROBOLINGGO, iNewsMalang.id - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla Bromo) di kawasan Gunung Bromo belum mereda. Cuaca kering dan angin kencang membuat api berpotensi kembali menyala. Bahkan, bara yang terlihat sudah padam bisa memicu kebakaran baru.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Probolinggo meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Terutama warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan dan lahan rawan terbakar.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, kondisi cuaca saat ini membuat vegetasi mudah terbakar. Rumput dan semak yang mengering bisa mempercepat penyebaran api ketika tertiup angin.
“Dalam musim kemarau yang sangat kering ini, ditambah angin yang masih kencang, masyarakat harus benar-benar berhati-hati,” ujar Oemar, Rabu (21/10/2026).
Menurut dia, salah satu pemicu kebakaran yang perlu diwaspadai adalah aktivitas pembakaran sampah. Bara api yang tidak benar-benar padam bisa kembali menyala dan merambat ke lahan di sekitarnya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
