BEKASI, iNewsMalang.id - Arema FC kembali menelan hasil pahit di Super League 2026/2027. Bertandang ke markas Persija Jakarta, Singo Edan justru dihajar dengan skor telak 1-5 pada pekan keenam di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026) malam.
Kekalahan ini membuat Arema FC belum mampu bangkit dari tren negatif. Setelah sebelumnya takluk 1-3 dari Garudayaksa FC, tim asal Malang itu kembali kehilangan poin. Bahkan, kali ini gawang Arema kebobolan lima gol.
Hasil tersebut membuat Arema FC tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara Super League dengan enam poin. Sebaliknya, Persija Jakarta kembali merebut puncak klasemen setelah mengoleksi 15 poin.
Sejak peluit awal dibunyikan, Arema FC langsung berada di bawah tekanan. Persija tampil agresif dan hanya membutuhkan 10 menit untuk membobol gawang Muhammad Adi Satryo.
Alexandre Jeremejeff membuka keunggulan tuan rumah melalui sontekan jarak dekat. Penyerang asal Swedia itu berhasil memanfaatkan celah pertahanan Arema FC untuk membawa Persija unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Arema FC kesulitan mengembangkan permainan. Persija justru terus menciptakan peluang melalui Arlyansyah dan Rayhan Hannan.
Pada menit ke-22, Walisson Maia masih mampu menggagalkan tembakan Arlyansyah. Sementara itu, sepakan melengkung Hannan pada menit ke-39 melambung tipis di atas mistar gawang Arema.
Singo Edan baru mendapatkan peluang berbahaya pada menit ke-43. Matheus Blade berhasil masuk ke kotak penalti dan melepaskan tendangan cungkil. Namun, kiper Persija Nadeo Argawinata masih mampu menggagalkan peluang tersebut.
Petaka kembali menghampiri Arema FC ketika Jeremejeff mencetak gol keduanya. Gol itu berawal dari kesalahan Adi Satryo saat membuang bola setelah mendapat tekanan dari Hannan.
Bola justru mengarah kepada Jeremejeff yang langsung memanfaatkannya menjadi gol. Persija pun memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Memasuki babak kedua, Arema FC belum juga menemukan cara untuk keluar dari tekanan. Persija tetap menguasai permainan dan beberapa kali mengancam pertahanan tim tamu.
Adi Satryo sempat melakukan penyelamatan penting pada menit ke-70. Kiper Arema FC itu berhasil menepis tembakan jarak dekat Hannan.
Namun, pertahanan Singo Edan akhirnya kembali jebol pada menit ke-76. Stjepan Loncar mencetak gol ketiga Persija setelah menerima umpan tarik Dony Tri Pamungkas.
Hanya berselang empat menit, gawang Arema FC kembali bergetar. Kali ini, Victor Dethan yang masuk sebagai pemain pengganti mencatatkan namanya di papan skor. Persija unggul 4-0.
Arema FC sempat memperkecil ketertinggalan melalui Gabriel Silva pada menit ke-87. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 4-1.
Namun, gol itu tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan. Persija justru menambah penderitaan Arema FC melalui gol Ivan Mamut pada masa tambahan waktu babak kedua.
Skor 5-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Kekalahan telak dari Persija Jakarta menjadi pekerjaan rumah bagi Arema FC. Dalam dua pertandingan terakhir, Singo Edan sudah kebobolan delapan gol dan hanya mampu mencetak dua gol.
Catatan tersebut memperlihatkan persoalan di lini pertahanan Arema FC yang belum terselesaikan. Apalagi, lima gol Persija lahir dari sejumlah situasi berbeda, termasuk kesalahan distribusi bola di area pertahanan sendiri.
Arema FC kini harus segera berbenah untuk menghentikan rentetan kekalahan sekaligus memperbaiki posisi di klasemen Super League 2026/2027.
Susunan Pemain
Persija Jakarta: Nadeo Argawinata; Kerim Memija, Radovan Pankov, Denis Kolinger, Dony Tri Pamungkas; Rayhan Hannan, Fabio Calonego, Stjepan Loncar; Witan Sulaeman, Alexandre Jeremejeff, Arlyansyah.
Arema FC: Muhammad Adi Satryo; Achmad Maulana Syarif, Walisson Maia, Diego Landis, Alfarizi; Careca, Matheus Blade, Betinho, Arhan Fikri; Mauro Zijlstra, Vinicius.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
