MALANG, iNewsMalang.id - Samuel Otusanya mulai menunjukkan ketajamannya bersama Arema FC di Super League 2026–2027. Penyerang asal Nigeria itu mencetak dua gol dari bangku cadangan. Menariknya, kedua gol tersebut lahir hanya sekitar dua menit setelah dirinya masuk lapangan.
Hingga pekan ketujuh, Otusanya sudah lima kali tampil bersama Singo Edan. Namun, pemain berusia 22 tahun itu baru dua kali menjadi starter. Tiga penampilan lainnya dijalani sebagai pemain pengganti.
Meski lebih sering mengawali pertandingan dari bangku cadangan, kontribusi Otusanya cukup efektif. Dari tiga kesempatan sebagai pemain pengganti, dua di antaranya berhasil dikonversi menjadi gol.
Gol pertamanya tercipta saat Arema FC menghadapi Bhayangkara FC. Pemain bernomor punggung 34 itu mencetak gol pada menit ke-60, sekitar dua menit setelah masuk lapangan.
Gol tersebut sekaligus menjadi gol debut Otusanya bersama Singo Edan.
Ketajaman serupa kembali diperlihatkan saat Arema menjamu Dewa United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (25/10/2026).
Otusanya kembali mencetak gol hanya sekitar dua menit setelah masuk sebagai pemain pengganti. Golnya pada menit ke-65 turut mengantarkan Arema menang telak 4-0 atas Dewa United.
Dua gol tersebut sama-sama tercipta di Stadion Kanjuruhan. Keduanya juga memperlihatkan kemampuan Otusanya memanfaatkan kesempatan bermain yang relatif singkat.
Statistik Samuel Otusanya Bersama Arema FC
Berdasarkan data I.League hingga pekan ketujuh Super League 2026–2027, Otusanya mengoleksi dua gol dari lima pertandingan dengan total 197 menit bermain.
Artinya, penyerang asal Nigeria itu memiliki rata-rata satu gol setiap 98,5 menit atau sekitar 99 menit bermain.
Catatan penyelesaian akhirnya juga cukup efektif. Dari tiga tembakan yang dilepaskan, dua di antaranya tepat sasaran dan seluruhnya berbuah gol.
Dengan statistik tersebut, rasio gol per tembakan Otusanya mencapai 66,7 persen. Persentase tembakan tepat sasarannya juga berada pada angka yang sama.
Sementara itu, tingkat konversi tembakan tepat sasaran menjadi gol mencapai 100 persen. Dua tembakan yang mengarah ke gawang lawan seluruhnya berhasil dikonversi menjadi gol.
Selain mencetak gol, Otusanya membukukan 43 umpan sukses dari 56 percobaan. Akurasi umpannya mencapai 76,8 persen.
Kontribusinya juga terlihat ketika membantu pertahanan. Dia mencatatkan tiga tekel, tiga intersepsi, dan dua sapuan.
Meski jumlah penampilannya masih terbatas, statistik tersebut memperlihatkan efektivitas Otusanya ketika mendapat kesempatan bermain.
Dua gol dari bangku cadangan menjadi modal positif bagi penyerang berusia 22 tahun itu untuk bersaing mendapatkan menit bermain lebih banyak bersama Arema FC.
Editor : Ryan Haryanto
