MALANG, iNewsMalang.id - Kemenangan telak 4-0 atas RANS Nusantara FC tak lantas membuat Arema FC berpuas diri. Gelandang Singo Edan, Hanif Sjahbandi, mengakui timnya sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan. Terutama pada awal pertandingan.
Arema FC mengawali kiprahnya di League Cup 2026–2027 dengan kemenangan meyakinkan. Singo Edan menghajar RANS Nusantara FC empat gol tanpa balas pada laga Ronde 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (3/11/2026).
Namun, di balik kemenangan besar tersebut, Arema harus bekerja keras. RANS sempat memberikan perlawanan dan membuat anak asuh Andre Caldas Costa kesulitan menciptakan gol.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-26. Penyerang asal Nigeria, Samuel Otusanya, berhasil membawa Arema unggul 1-0.
Delapan menit berselang, Otusanya kembali menjebol gawang RANS. Dua gol tersebut membuat Singo Edan menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, Arema semakin leluasa mengembangkan permainan. Otusanya melengkapi hattrick pada menit ke-51.
Hanif Sjahbandi kemudian menambah keunggulan pada menit ke-66. Gol pemain bernomor punggung 23 itu sekaligus mengunci kemenangan Arema dengan skor 4-0.
Selebrasi pemain Arema FC usai membantai RANS Nusantara 4-0 di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Foto: iNews Malang/aremafc)
Meski menang besar, Hanif menilai pertandingan tersebut tidak semudah yang terlihat dari papan skor. RANS dinilai mampu memberikan perlawanan, terutama sebelum Arema mencetak gol pertama.
"Skor akhir memang menunjukkan kami dominan. Tapi, pertandingan tidak mudah. RANS sempat menyulitkan kami pada awal laga," kata Hanif.
Menurut Hanif, kemenangan tersebut bukan sekadar soal empat gol yang berhasil dicetak. Lebih dari itu, pertandingan melawan RANS menjadi kesempatan bagi Arema untuk membenahi kekurangan.
Terlebih, Singo Edan baru saja menelan kekalahan 1-3 dari Bali United pada lanjutan Super League 2026–2027.
Hanif menyebut seluruh pemain berusaha menjalankan instruksi pelatih. Hasilnya, Arema mampu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
"Kami ingin memperbaiki kekurangan dari laga sebelumnya. Semua pemain berusaha menjalankan instruksi pelatih dan hasilnya maksimal," ujarnya.
Kendati demikian, Hanif mengingatkan rekan-rekannya agar tidak cepat puas. Kemenangan atas RANS harus menjadi modal untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Apalagi, Arema masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang perlu dibenahi. Baik dari sisi permainan maupun konsistensi sepanjang pertandingan.
"Semoga kemenangan ini menjadi bekal dan pelajaran agar kami bisa tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya," tandasnya.
Bagi Arema FC, kemenangan tersebut menjadi awal positif di League Cup 2026–2027. Singo Edan juga mendapatkan momentum untuk kembali membangun kepercayaan diri setelah hasil kurang memuaskan di kompetisi liga.
Namun, seperti diakui Hanif, kemenangan empat gol tanpa balas bukan berarti Arema sudah tampil sempurna. Evaluasi tetap diperlukan agar Singo Edan mampu menjaga performa pada pertandingan selanjutnya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
