Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Arema FC Buang Keunggulan 2 Gol, Marcos Santos Evaluasi Keras Pemain
Advertisement . Scroll to see content

Arema FC Tumbang 0-4 dari Persebaya, Manajemen Langsung Evaluasi

Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB
  • author Afifuddin Muhammad
Arema FC Tumbang 0-4 dari Persebaya, Manajemen Langsung Evaluasi
Gustavo Franca berebut bola dengan pemain Persebaya, duel sengit Derbi Jatim panas di Stadion Kapten I Wayan Dipta. (Foto: aremafcofficial)

MALANG, iNewsMalang.id - Arema FC kalah telak 0-4 dari Persebaya Surabaya pada Derbi Jatim pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4/2026). Kekalahan ini bukan hanya membuat Arema kehilangan tiga poin, tetapi juga menekan mental pemain.

Sebelum laga ini, Arema FC sempat menunjukkan tren positif usai hasil bagus di beberapa pertandingan sebelumnya. Namun, kekalahan besar dari Persebaya membuat momentum tersebut hilang begitu saja.

Situasi ini sekaligus memunculkan sorotan terhadap konsistensi permainan tim yang belum stabil sepanjang musim.

Manajemen Arema FC merespons cepat hasil tersebut. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyebut kekalahan ini sebagai sinyal keras yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh elemen tim.

“Harapan besar ada di laga derbi ini usai tren positif melawan Persib, tapi hasilnya berbeda,” ujar pria yang akrab dipanggil Inal itu.

Ia menegaskan tidak ada alasan untuk membenarkan performa buruk di lapangan. Menurutnya, seluruh pemain dan staf harus bertanggung jawab serta segera melakukan pembenahan.

“Kami instruksikan tim meraih poin maksimal di empat laga sisa sebagai bukti profesionalisme,” imbuhnya.

Di sisi lain, manajemen juga menilai faktor jadwal padat turut memengaruhi kondisi tim. Dalam waktu berdekatan, Arema harus menghadapi laga berat melawan Persib dan Persebaya dengan intensitas tinggi, yang berdampak pada kebugaran serta fokus pemain.

Meski demikian, faktor tersebut tidak dijadikan alasan utama. Evaluasi tetap diarahkan pada aspek teknis dan peningkatan performa secara menyeluruh.

“Kami mengajak semua pihak untuk melihat ini murni sebagai persoalan teknis sepak bola,” pungkas Yusrinal.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut