Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bongkar Kasus Modus PNS Pemprov Jatim, 13 Personel Polres Malang Dapat Penghargaan
Advertisement . Scroll to see content

Gempa M5,0 Guncang Malang, BPBD: Tak Ada Kerusakan dan Korban

Senin, 14 September 2026 | 19:35 WIB
  • author Taufik Hidayat
Gempa M5,0 Guncang Malang, BPBD: Tak Ada Kerusakan dan Korban
Gempa M5,0 mengguncang Malang, BPBD memastikan belum ada kerusakan maupun korban jiwa. (Foto: iNews Malang/AI)

MALANG, iNewsMalang.id - Gempa magnitudo 5,0 yang mengguncang selatan Kabupaten Malang, Senin (14/9/2026) pagi, sejauh ini tidak menimbulkan kerusakan. Tidak ada pula laporan warga terluka setelah guncangan terasa di sejumlah wilayah.

BPBD Kabupaten Malang masih memantau dampak gempa yang terjadi pukul 08.42 WIB tersebut. Hingga pemantauan dilakukan, belum ditemukan bangunan rusak.

“(Kerusakan) nihil (tidak ditemukan),” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan.

Laporan korban luka juga belum diterima BPBD.

“Tidak ada laporan untuk itu sampai sekarang,” ujarnya.

Gempa pagi itu berpusat di laut, sekitar 160 kilometer tenggara Kabupaten Malang. BMKG mencatat pusat gempa berada pada koordinat 9,57 derajat Lintang Selatan dan 112,78 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 39 kilometer.

Kekuatan gempa awalnya tercatat magnitudo 5,2 sebelum diperbarui menjadi magnitudo 5,0.

Kepala Stasiun Geofisika Malang Ricko Kardoso mengatakan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” katanya.

BMKG mengidentifikasi gempa sebagai gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Mekanisme sumbernya berupa pergerakan turun atau normal fault.

Guncangan dirasakan di Sumbermanjing Wetan dan Gedangan, Kabupaten Malang, dengan intensitas III MMI. Pada skala tersebut, getaran terasa nyata di dalam rumah seperti ada truk melintas.

Getaran juga dirasakan hingga Puger, Kabupaten Jember.

Hingga pukul 09.00 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi BMKG dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut