get app
inews
Aa Text
Read Next : Cuaca Malang Raya 4 Juni 2026, Kabut Tebal dan Udara Dingin Mengintai Pengendara

TransJatim Malang Raya-Pasuruan Masuk Kajian, Pemprov Hitung Kekuatan APBD

Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:28 WIB
header img
Pemprov Jatim kaji tambahan koridor TransJatim di Malang Raya dan Pasuruan. (Foto: iNews Malang/Sendik G)

KOTA MALANG, iNewsMalang.id - Pemprov Jatim mulai mengkaji penambahan koridor Bus TransJatim di Malang Raya dan Pasuruan. Tingginya mobilitas masyarakat di dua wilayah itu membuat kebutuhan angkutan massal dinilai semakin mendesak.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, rencana penambahan koridor masih menunggu perhitungan kemampuan anggaran APBD. Sebab, permintaan layanan TransJatim terus bertambah dari berbagai daerah.

“Ada usulan TransJatim untuk Pasuruan dari kalangan buruh. Tapi, kebutuhan serupa juga muncul di Malang Raya. Karena itu, anggarannya masih kami hitung,” ujar Khofifah, Jumat (29/5/2026).

Menurut dia, kebutuhan transportasi publik di Malang Raya terus meningkat seiring tingginya aktivitas warga. Mulai sektor pendidikan, wisata, industri, hingga bisnis.

Data Dinas Perhubungan Jatim mencatat, sepanjang Mei 2026 koridor TransJatim Malang Raya melayani 79.504 penumpang. Rata-rata pengguna mencapai 2.839 orang per hari.

Saat ini, layanan TransJatim di kawasan Malang Raya baru ditopang satu koridor. Rutenya menghubungkan Terminal Hamid Rusdi Kota Malang menuju Kabupaten Malang via Dau hingga Terminal Batu di Kota Batu.

Padahal, sebelumnya Pemprov Jatim menyiapkan tiga koridor untuk memperluas jangkauan layanan transportasi publik di Malang Raya.

Selain Malang Raya, Pasuruan juga masuk perhatian pemprov. Tingginya mobilitas pekerja di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) membuat kebutuhan angkutan umum dinilai semakin besar.

“Seperti di Mojokerto, masyarakat merasa terbantu karena TransJatim melintas ke kawasan industri Ngoro,” katanya.

Khofifah menegaskan, pembahasan penambahan koridor baru masih akan dimatangkan bersama sejumlah pihak. Pemprov ingin memastikan kebutuhan masyarakat sebelum merealisasikan pengembangan layanan.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut