Remote Bursa Transfer di Tangan Marcos Santos, Arema FC Bereskan 11 Legiun Asing
MALANG, iNewsMalang.id – Manajemen Arema FC tampaknya emoh setengah-setengah dalam menatap Super League 2026/2027. Mereka resmi memberikan remote kekuasaan penuh kepada nakhoda asal Brasil, Marcos Santos, untuk menyusun kekuatan baru.
Demi mengembalikan taring Singo Edan yang sempat meredup, manajemen memilih menepi dan ogah banyak “cawe-cawe” dalam urusan belanja pemain.
Keleluasaan total yang diberikan kepada Marcos bukan tanpa alasan. Keberhasilan sang entrenador memahami kultur sepak bola Tanah Air menjadi kartu as.
Hal itu pula yang membuat manajemen tanpa ragu menyodorkan perpanjangan kontrak berdurasi satu musim ke depan kepada eks pelatih yang sudah kadung paham jeroan tim tersebut.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menyebut Marcos telah memahami kompetisi Indonesia, karakter pemain, serta kebutuhan tim. Bahkan, dia juga ikut membantu proses pencarian pemain untuk musim depan.
“Itu menjadi salah satu pertimbangan kami untuk melanjutkan kerja sama,” beber pria yang akrab disapa Inal itu, Senin (29/6/2026).
Operasi Senyap Empat Bulan
Menariknya, di saat kontestan lain masih adem ayem, Arema FC diam-diam justru sudah merampungkan proyeksi skuadnya. Inal membocorkan perburuan pemain sejatinya sudah digulirkan lewat operasi senyap sejak empat bulan lalu, tepatnya saat kompetisi musim 2025/2026 belum kelar.
Hasilnya manajemen mengklaim kuota maksimal 11 legiun asing untuk musim depan sudah klop 100 persen. Menarik ditunggu, sebab beberapa nama di antaranya merupakan wajah gres yang sama sekali belum pernah mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia.
“Untuk pemain asing, semua yang milih adalah pelatih. Pemainnya sudah ada, tinggal diperkenalkan saja nanti. Semua sudah tuntas,” tegas Inal.
Tambal Sulam Lini Belakang
Sejauh ini, tim pujaan Aremania tersebut sejatinya sudah mengantongi fondasi lawas. Trio Julian Guevara, Matheus Blade, dan Betinho dipastikan aman setelah resmi memperpanjang masa bakti.
Merujuk klausul kontrak yang masih berjalan, Singo Edan juga masih menyisakan nama-nama seperti Gustavo Franca, Walisson Maia, Joel Vinicius, hingga Gabi. Sisa slot kosong itulah yang kabarnya sudah digenapi oleh legiun asing anyar pilihan murni Marcos Santos.
Gerakan agresif Singo Edan di bursa transfer awal musim ini jelas menjadi sinyal bahaya bagi para rival. Apalagi, sebelum merampungkan urusan legiun asing, Arema FC juga sukses mempertebal tembok pertahanan dengan mengamankan tanda tangan dua kiper lokal jempolan, Erlangga Setyo (eks PSPS Pekanbaru) dan Syahrul Trisna (eks Borneo FC).
Praktis, Aremania kini tinggal menunggu waktu untuk melihat barisan amunisi baru pilihan sang allenatore diperkenalkan ke permukaan.
Editor : Ryan Haryanto