get app
inews
Aa Text
Read Next : Bromo Kian Ramai Event, Bromo Prabu Eight Siap Tantang Goweser di Jalur Pegunungan Tengger

Biro Wisata Wajib Tahu! Jembatan Kaca Bromo Jadi ‘Senjata Baru’ Dongkrak Cuan Paket Premium

Rabu, 08 Juli 2026 | 20:44 WIB
header img
Bromo Sky Bridge jadi daya tarik baru, peluang biro wisata naikkan kelas paket premium. (Foto: iNews Malang/Kala Studio)

PROBOLINGGO, iNewsMalang.id - Persaingan bisnis biro perjalanan (travel agent) di kawasan Gunung Bromo dipastikan bakal semakin sengit. Jika biasanya agen travel hanya perang harga di paket klasik, seperti sunrise Penanjakan, Jeep Lautan Pasir, dan Kawah Bromo, kini saatnya beralih ke strategi baru yang jauh lebih menguntungkan.

Kehadiran Jembatan Kaca Bromo (Bromo Sky Bridge) di Bukit Kedaluh, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), menjadi game changer. Spot ini bukan lagi sekadar pelengkap itinerary, melainkan “menu utama” baru yang wajib dimasukkan untuk menaikkan kelas paket wisata dari reguler menjadi premium.


Jembatan Kaca Bromo menjadi spot favorit wisatawan untuk mengabadikan momen berlatar alam. (Foto: iNews Malang/Ryan H)

Mengapa destinasi ini wajib masuk dalam menu jualan Anda? Berikut strategi bisnisnya yang dirangkum iNews Malang.

Solusi Up Selling Paket Wisata Kelas Atas

Jembatan kaca sepanjang 120 meter yang membentang di atas jurang sedalam 100 meter ini menawarkan point of view (POV) 360 derajat. Bagi biro wisata, destinasi ini menjadi aset visual yang kuat untuk pemasaran. Latar kaldera aktif Bromo dan gagahnya Gunung Semeru menjadi daya tarik bagi wisatawan kelas menengah atas (middle-high class) yang mencari pengalaman eksklusif.


Kopi Dewa 19 menjadi daya tarik baru di kawasan Bromo dengan konsep experience store. (Foto: iNews Malang/Kopi Dewa 19

Magnet Baru Pasar Korporat dan Reuni Berkat Kopi Dewa 19

Salah satu tantangan agen travel adalah mencari unique selling point (USP) untuk menggaet pasar gathering perusahaan maupun reuni keluarga. Kehadiran Kopi Dewa 19 dengan konsep experience store menjadi jawabannya.

Kolaborasi musik legendaris Dewa 19 dengan kopi premium lokal, hasil perpaduan biji kopi Argopuro dan Kopi Tengger Bromo, menghadirkan pengalaman menikmati kopi di atas awan. Konsep ini menjadi nilai jual yang menarik untuk paket rombongan (group tour).


Bromo Sky Cafe, tempat nongkrong semua kalangan. Ngopi, kulineran, dan menikmati panorama Bromo dalam satu destinasi. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)

Memperpanjang Duration of Stay Wisatawan

Selama ini, wisatawan cenderung langsung pulang setelah mengunjungi Kawah Bromo sebelum tengah hari. Dengan hadirnya Bromo Sky Cafe dan Jembatan Kaca Bromo, biro perjalanan dapat menyusun itinerary yang membuat wisatawan bertahan lebih lama di kawasan Bromo. Durasi kunjungan yang lebih panjang membuka peluang tambahan pendapatan dari sektor konsumsi maupun transportasi.

 

Seorang wisatawan mengabadikan momen di tengah Jembatan Kaca Bromo, destinasi baru di Bukit Kedaluh. (Foto: iNews Malang/Ugik)

Penting! Edukasi Konsumen dengan 10 Regulasi Ketat Ini

Menjual paket premium berarti memberikan pelayanan premium, termasuk memastikan keamanan wisatawan. Karena wahana ini menerapkan standar keselamatan tinggi, biro wisata wajib mengedukasi tamunya mengenai 10 larangan berikut.

  1. Dilarang berlari, melompat, atau sengaja mengguncang struktur jembatan.
  2. Dilarang bersandar, duduk, atau memanjat pagar pembatas jembatan.
  3. Dilarang mendorong atau bercanda berlebihan yang membahayakan orang lain.
  4. Dilarang merokok maupun menggunakan rokok elektronik (vape/pod) di atas jembatan.
  5. Dilarang membawa makanan dan minuman ke area kaca. Arahkan tamu ke area kafe.
  6. Dilarang membawa hewan peliharaan.
  7. Dilarang membawa barang bawaan berukuran besar yang mengganggu kenyamanan.
  8. Dilarang melempar benda apa pun dari atas jembatan ke arah jurang.
  9. Dilarang merusak fasilitas atau mengotori area wisata Bukit Kedaluh.
  10. Dilarang memasuki area yang ditutup atau melewati pembatas tanpa izin petugas.

Pihak biro perjalanan juga disarankan selalu mengingatkan pemandu wisata (tour guide) agar mengarahkan tamu bergantian saat berfoto dan tetap menghormati adat istiadat masyarakat Tengger.

Memasukkan Bromo Sky Bridge ke dalam paket wisata bukan lagi sekadar opsi agar terlihat menarik, melainkan langkah strategis untuk menaikkan kelas bisnis travel sekaligus menghindari persaingan harga paket murah. Saatnya memperbarui brosur dan itinerary wisata Anda.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut