Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Desil Dinilai Tak Sesuai, Ribuan Warga Kota Malang Ajukan Sanggahan
Advertisement . Scroll to see content

Dinkes Temukan 20 Kasus Influenza di Kota Malang, 12 di Antaranya H3N2

Selasa, 22 September 2026 | 17:18 WIB
  • author Taufik Hidayat
Dinkes Temukan 20 Kasus Influenza di Kota Malang, 12 di Antaranya H3N2
Dinkes Kota Malang mencatat 20 kasus influenza, dengan H3N2 menjadi tipe paling dominan. (Foto: iNews Malang/AI)

MALANG, iNewsMalang.id - Sebanyak 20 kasus influenza terdeteksi di Kota Malang sepanjang Januari hingga akhir Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, influenza A subtipe H3N2 mendominasi dengan 12 kasus.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat, delapan kasus lainnya terdiri atas tujuh kasus H1N1 dan satu kasus influenza tipe B atau Victoria.

Kasus tersebut diketahui dari pemeriksaan pasien di sejumlah fasilitas kesehatan yang telah menjalani asesmen. Sampel lendir pasien diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLabkesmas) Surabaya sebelum diteruskan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes).

Kepala Dinkes Kota Malang Husnul Muarif mengatakan, H3N2 menjadi subtipe influenza yang paling banyak ditemukan. Subtipe ini perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan keluhan lebih berat dibandingkan influenza lainnya.

“Keluhannya itu lebih banyak dan lebih berat dibandingkan dengan tipe lainnya,” kata Husnul, Senin (21/9/2026).

Menurut Husnul, influenza termasuk dalam kelompok penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kelompok penyakit tersebut mencakup sejumlah kondisi, mulai ILI, pneumonia hingga batuk biasa.

Penyebab ISPA juga tidak hanya berkaitan dengan virus. Paparan debu dan asap dari lingkungan maupun kendaraan bermotor dapat memicu gangguan saluran pernapasan.

“Debu itu bisa di dalam rumah, bisa di luar rumah. Asap bisa asap kendaraan bermotor, bisa juga asap pembakaran,” ujarnya.

Husnul mengatakan, tingkat keparahan penyakit dapat berbeda pada setiap orang. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi daya tahan tubuh masing-masing.

Sementara itu, gejala influenza H3N2 pada dasarnya menyerupai flu biasa. Namun, keluhan yang muncul dapat lebih banyak dan terasa lebih berat dibandingkan tipe influenza lainnya.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut