Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Desil Dinilai Tak Sesuai, Ribuan Warga Kota Malang Ajukan Sanggahan
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Warung Madura di Tidar Malang, Satu Tewas di Bak Mandi

Selasa, 22 September 2026 | 22:08 WIB
  • author Taufik Hidayat
Kebakaran Warung Madura di Tidar Malang, Satu Tewas di Bak Mandi
Kebakaran warung Madura di Tidar Malang menewaskan satu orang, satu lainnya luka bakar. (Foto: iNews Malang/Taufik Hidayat)

MALANG, iNewsMalang.id - Kebakaran warung Madura di Jalan Raya Tidar Nomor 2-C, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (22/9/2026) pagi, menelan korban jiwa. Seorang pekerja ditemukan meninggal di dalam bak mandi lantai dua. Satu orang lainnya mengalami luka bakar hingga 70 persen.

Api mulai berkobar sekitar pukul 08.30. Korban meninggal berinisial HBB, warga Probolinggo. Sedangkan korban luka berinisial TBN, warga Sumenep, Madura.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan mengatakan, petugas menemukan HBB di kamar mandi lantai dua bangunan.

“Peristiwa ini menyebabkan satu meninggal dunia, ditemukan di lantai dua, tepatnya di dalam bak mandi dan satu korban luka bakar 70 persen,” kata Pandu.

HBB diduga masuk ke kamar mandi ketika api membesar. Dia kemungkinan berusaha berlindung di dalam bak mandi. Namun, kamar mandi tersebut tidak memiliki akses lain untuk menyelamatkan diri.

“Mungkin yang bersangkutan mencari perlindungan di bak mandi, namun itu adalah langkah yang keliru. Karena tidak didapati jalur evakuasi di situ,” ujarnya.

Menurut Pandu, korban akhirnya terjebak kepulan asap tebal. “Sehingga korban terjebak dalam kepulan asap yang membuat sesak napas,” lanjutnya.

Sebelum ditemukan meninggal, HBB diketahui sedang beristirahat di lantai dua seusai menjalani shift malam. TBN sempat berusaha naik untuk menyelamatkan rekannya tersebut. Namun, api telanjur membesar.

“Informasinya (korban luka) berusaha menyelamatkan temannya yang sedang beristirahat setelah shift malam. Temannya ini sedang beristirahat di lantai dua,” ungkap Pandu.

TBN sendiri mengalami luka bakar sekitar 70 persen. Dia kemudian dievakuasi dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Dari penyelidikan sementara, titik awal api berada di lantai dasar toko kelontong tersebut. Sebelum kebakaran, TBN diketahui sedang memasak mi di dapur.

Api dari kompor diduga menyambar tempat penyimpanan bahan bakar yang lokasinya tidak jauh dari area memasak. Kobaran kemudian membesar dan merembet ke bagian bangunan.

Petugas juga tidak menemukan alat pemadam api ringan (APAR) di lokasi.

“Di lokasi tidak kami temukan APAR, baik di bangunan toko maupun di bangunan sebelahnya yang terbakar,” kata Pandu.

Damkar Kota Malang mengerahkan lima unit kendaraan pemadam dan 15 personel. Api baru berhasil dituntaskan setelah sekitar dua jam penanganan.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut