Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Krisis Air Bersih di Tongas, 29 KK Kembali Dapat Pasokan 10 Ribu Liter
Advertisement . Scroll to see content

Jembatan Pajarakan Direhabilitasi, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

Rabu, 30 September 2026 | 18:06 WIB
  • author Ryan Haryanto
Jembatan Pajarakan Direhabilitasi, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya
Jembatan Pajarakan segera direhabilitasi, rekayasa lalu lintas disiapkan selama 81 hari. (Foto: iNews Malang/Dok)

PROBOLINGGO, iNewsMalang.id - Pengguna jalur Pantura Probolinggo harus bersiap mengubah rute perjalanan. Jembatan Pajarakan mulai direhabilitasi Kamis (1/10/2026) dan bakal ditutup total selama pekerjaan berlangsung.

Rehabilitasi jembatan di jalur utama Pantura Kabupaten Probolinggo itu diperkirakan memakan waktu 81 hari. Polisi pun menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kepadatan kendaraan.

Salah satu jalur yang bisa dimanfaatkan adalah Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi). Terlebih, segmen Gending-Kraksaan-Paiton mulai dibuka Rabu (30/9/2026).

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan, personel telah disiapkan di sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan.

“Kami sudah menyiapkan personel dan rekayasa lalu lintas di akses masuk maupun keluar tol segmen Kraksaan dan Paiton,” kata Asmida, Rabu (30/9/2026).

Pengalihan tidak berlaku sama untuk semua kendaraan. Sepeda motor dan mobil dalam kota masih bisa memanfaatkan jembatan bailey yang disiapkan selama Jembatan Pajarakan ditutup.

Namun, kendaraan akan melintas secara bergantian dengan sistem buka-tutup.

Sementara itu, mobil dari luar kota yang menuju Situbondo dan Banyuwangi diarahkan menggunakan Tol Prosiwangi. Skema serupa berlaku bagi kendaraan besar yang selama ini melintas di jalur Pantura.

“Kendaraan dari luar kota menuju Situbondo dan Banyuwangi serta kendaraan besar kami imbau memanfaatkan Tol Prosiwangi melalui akses Kraksaan maupun Paiton,” ujarnya.

Selain jalan tol, pengendara jarak jauh juga memiliki pilihan lain. Kendaraan bisa mengambil jalur selatan melalui Lumajang menuju Jember sebelum melanjutkan perjalanan.

Polisi meminta pengguna jalan memperhitungkan rute perjalanan sejak awal selama rehabilitasi berlangsung. Pengendara juga diminta mematuhi rambu, batas kecepatan dan arahan petugas di lapangan.

Asmida mengingatkan pengendara tidak memaksakan diri ketika lelah, terutama mereka yang menempuh perjalanan jarak jauh.

“Kalau lelah, jangan dipaksakan. Istirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan,” katanya.

Polres Probolinggo bersama instansi terkait akan memantau arus kendaraan selama 81 hari rehabilitasi Jembatan Pajarakan. Rekayasa lalu lintas bisa berubah menyesuaikan kepadatan dan kondisi di lapangan.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut