Pagi Ini, Api Capai Tangga Seruni Point Bromo, Akses Ditutup Total!
PROBOLINGGO, iNewsMalang.id - Kobaran api di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus bergerak mendekati Puncak Seruni Point, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura. Jaraknya kini tinggal belasan meter dari jalur anak tangga menuju salah satu spot favorit wisatawan tersebut.
Kondisi itu membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengambil langkah tegas. Akses menuju Puncak Seruni Point ditutup total sejak Rabu (12/8/2026) malam. Wisatawan maupun warga dilarang mendekat ke kawasan yang masih berada dalam ancaman api.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi memantau langsung kondisi lapangan hingga Kamis (13/8/2026) dini hari.
Sekitar pukul 01.20 WIB, dia memastikan api telah mencapai area puncak dan bergerak menyusuri lereng ke bawah.
“Api sudah berada di Puncak Seruni Point atau kawasan 4 Pilar. Pergerakannya terus menuju lereng bawah,” kata Heri dari titik pos jaga terakhir jalur pendakian.
Menurut pria yang karib disapa Herimul itu, penutupan dilakukan demi keselamatan pengunjung dan petugas. Akses Seruni Point ditutup mulai pukul 20.00 WIB dan belum ditentukan kapan akan dibuka kembali.

Situasi di lapangan memang tak bisa dianggap remeh. Jarak lidah api dengan anak tangga Seruni Point diperkirakan hanya sekitar 10–20 meter. Semak belukar yang mengering menjadi bahan bakar. Kondisi diperparah embusan angin yang berubah-ubah sehingga arah pergerakan api sulit diprediksi.
Tim gabungan pun mulai memfokuskan pengamanan agar api tidak terus meluncur ke lereng bawah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kawasan Jembatan Kaca Bromo.
“Fokus kami bersama para relawan pagi ini adalah menjinakkan titik api agar tidak terus meluncur ke bawah,” ujar Heri.
Dia menyebut jarak api dengan Jembatan Kaca Bromo masih sekitar dua kilometer. Namun, kondisi tersebut tetap harus diantisipasi sejak awal untuk mencegah api mendekati kawasan wisata tersebut.
Pemkab Probolinggo juga telah mengeluarkan instruksi tertulis terkait penutupan Seruni Point. Wisatawan dan warga diminta tidak menerobos portal maupun melakukan aktivitas di sekitar lokasi.

Penutupan berlaku sampai kondisi kawasan dinyatakan aman oleh otoritas berwenang. Keselamatan menjadi prioritas di tengah pergerakan api yang masih sulit dikendalikan.
Editor : Ryan Haryanto