Pekerja Kreatif Malang Belajar Manfaatkan AI, dari Produksi Konten hingga Otomatisasi Kerja
MALANG, iNewsMalang.id - Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai menjadi “rekan kerja” baru bagi pekerja kreatif. Teknologi itu bisa memangkas sejumlah proses produksi konten. Namun, manusia tetap memegang kendali atas karya yang dihasilkan.
Content Creator Mindplace, La Junta, mengatakan AI sudah digunakan dalam proses produksi yang dikerjakannya. Termasuk ketika menggarap film pendek.
“Saya dalam membuat karya melibatkan banyak manusia. Tapi ada satu komputer khusus yang kita gunakan untuk AI,” kata La Junta di Malang, Jumat (25/9/2026).
Menurut dia, AI dapat mengambil peran pada sejumlah tahapan produksi. Tujuannya bukan menggantikan orang-orang yang terlibat, melainkan membuat proses kerja lebih efisien.
“Ada banyak hal yang bisa membantu dalam pembuatan konten. Dalam satu film pendek saja kita bisa memanfaatkan AI untuk membantu memudahkan pembuatan agar lebih efisien,” ujarnya.
Pemanfaatan teknologi tersebut dibahas bersama puluhan pekerja kreatif, profesional, dan pegiat digital dalam ROG AI Masterclass yang digelar ASUS Republic of Gamers (ROG).
Malang menjadi kota kedua penyelenggaraan kegiatan tersebut setelah Yogyakarta.
Tak sebatas membuat gambar atau konten, peserta dikenalkan dengan pemanfaatan AI untuk membangun alur kerja. Mulai menyusun workspace, meningkatkan produktivitas, hingga menggunakan AI Agent untuk membantu otomatisasi pekerjaan.
Konsep Local AI juga dibahas. Teknologi tersebut memungkinkan sejumlah proses berbasis AI dijalankan melalui perangkat yang digunakan pengguna.
Country Manager ASUS Indonesia Lenny Lin mengatakan penggunaan AI kini semakin luas. Teknologi tersebut sudah digunakan untuk berbagai kebutuhan, dari produksi konten hingga menunjang pekerjaan dan bisnis.
“AI dapat dimanfaatkan secara praktis untuk meningkatkan kreativitas, produktivitas, dan kualitas kerja,” katanya.
Peserta kemudian mencoba langsung sejumlah penerapan AI melalui perangkat laptop ROG. Sesi itu sekaligus menunjukkan kebutuhan perangkat komputasi ketika AI mulai digunakan untuk pekerjaan yang lebih kompleks.
Bagi pekerja kreatif, perkembangan tersebut membawa perubahan pada cara bekerja. Sejumlah pekerjaan teknis bisa dipangkas atau dipercepat dengan AI. Sementara ide, keputusan kreatif, dan hasil akhir tetap membutuhkan campur tangan manusia.
Editor: Ryan Haryanto