Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ternyata Ini Istri Baru Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Perempuan Asal Jakarta Barat
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran TPA Supit Urang Malang Belum Tuntas, Bara Api Masih Tertimbun Sampah

Jum'at, 06 November 2026 | 03:56 WIB
  • author Taufik Hidayat
Kebakaran TPA Supit Urang Malang Belum Tuntas, Bara Api Masih Tertimbun Sampah
Petugas berjibaku memadamkan titik api di tengah kepulan asap kebakaran tumpukan sampah TPA. (Foto: iNews Malang/@sapolpp.malangkota)

MALANG, iNewsMalang.id - Kebakaran TPA Supit Urang Malang belum sepenuhnya padam. Meski api di permukaan sudah tidak terlihat, petugas masih menemukan bara di bawah tumpukan sampah. Pemadaman diperkirakan membutuhkan waktu hingga 10 hari lagi.

Kepala Satpol PP Kota Malang Prayitno mengatakan, petugas kini memusatkan penanganan pada sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap. Bara api ditemukan pada kedalaman satu hingga dua meter.

“Secara umum di permukaan itu sudah habis (api), sekarang tinggal asap, tetapi tipis,” kata Prayitno, Kamis (5/11/2026).

Untuk menjangkau bara tersebut, petugas mengerahkan ekskavator guna membongkar tumpukan sampah. Setelah terbuka, titik panas langsung disemprot air bertekanan lima bar.

Cara itu dinilai cukup efektif. Petugas membutuhkan sekitar 20–30 menit untuk memadamkan bara pada setiap titik yang ditangani.

“Itu kami sisir arah timur dan utara dan yang saya lihat ada di kedalaman satu sampai dua meter,” ujarnya.

Selain membongkar tumpukan sampah, petugas melakukan pembasahan di sekitar lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat ke area lain.

Pembasahan terutama dilakukan menjelang sore dan malam hari. Area yang berpotensi menjadi jalur perambatan api lebih dulu dibasahi sebelum petugas melanjutkan pembongkaran.

“Setiap sore dan malam menjelang pembongkaran kami blokir dengan pembasahan, sehingga tidak mungkin lari,” jelasnya.

Prayitno memperkirakan seluruh proses pemadaman di TPA Supit Urang bisa diselesaikan dalam 10 hari ke depan. Namun, petugas masih harus memastikan tidak ada bara yang tertinggal di bawah timbunan sampah.

Aspek keselamatan juga menjadi perhatian. Menurut dia, tim gabungan telah memperhitungkan risiko longsor saat melakukan pengerukan. Sebab, tumpukan sampah berpotensi bergeser ketika dibongkar menggunakan alat berat.

Di sisi lain, Satpol PP meminta Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Malang memperketat pengawasan di kawasan TPA Supit Urang. Terutama untuk mencegah warga masuk dan memungut sampah selama penanganan kebakaran berlangsung.

Aktivitas tersebut dinilai berbahaya karena kondisi timbunan sampah belum sepenuhnya aman.

“Karena berpotensi mencelakakan diri mereka sendiri,” tegas Prayitno.

Penanganan kebakaran TPA Supit Urang Malang masih melibatkan petugas gabungan, termasuk UPT Pemadam Kebakaran. Petugas terus menyisir titik panas untuk memastikan seluruh bara benar-benar padam.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut