Karapan Sapi Brujul Hadirkan Kirab Budaya hingga Festival Tangkap Lele

Ryan Haryanto
Karapan Sapi Brujul di Probolinggo kembali hidupkan tradisi dan semangat budaya lokal. (Foto: iNews Malang/Ryan H)

PROBOLINGGO, iNewsMalang.id - Tradisi Karapan Sapi Brujul kembali digelar di Kota Probolinggo dengan konsep yang lebih meriah dan edukatif pada Minggu 24 Mei 2026. Tidak hanya menyuguhkan balapan sapi, festival tahun ini juga menjadi ruang pelestarian budaya lokal yang melibatkan komunitas, pemerintah daerah, hingga Balai Pelestarian Kebudayaan atau BPK Jawa Timur.

Komunitas Pecinta Kerapan Prabu Linggih menjadi penggerak utama kegiatan tersebut. Mereka berkolaborasi dengan Pemkot Probolinggo dan BPK Jatim untuk memperkuat eksistensi Sapi Brujul sebagai warisan budaya daerah sekaligus daya tarik wisata.


Lomba tangkap lele di Probolinggo jadi hiburan rakyat penuh tawa dan guyuran lumpur. (Foto: iNews Malang/Ryan H)

Ketua Komunitas Pecinta Kerapan Prabu Linggih Imam Safii menegaskan, kegiatan itu bukan sekadar hiburan rakyat. Menurut dia, festival tersebut menjadi langkah bersama menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

“Ini adalah upaya kolektif untuk membumikan kembali identitas lokal di tengah arus modernisasi,” ujar Imam Safii saat dihubungi iNews Malang.

Rangkaian acara dimulai sejak pukul 09.00 WIB melalui Kirab Sapi Brujul. Sejumlah sapi terbaik akan tampil dengan beragam hiasan dan kostum khas. Kirab juga dimeriahkan defile peserta berpakaian adat Pendalungan serta iringan musik Seronin di sepanjang jalur kegiatan.

Memasuki agenda inti, panitia menyiapkan aturan ketat dalam lomba Karapan Sapi Brujul. Penggunaan alat yang mengandung unsur kekerasan, penutup mata sapi, hingga plastik kresek dilarang selama perlombaan berlangsung.

Panitia juga menyiapkan enam unit sepeda listrik dan Tropy Wali Kota Probolinggo bagi para pemenang. Hadiah tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kemampuan joki sekaligus kondisi kesehatan sapi peserta.

Setelah perlombaan usai, masyarakat akan diajak mengikuti Festival Tangkap Lele. Ribuan lele lokal disebar di arena dan dapat ditangkap langsung oleh penonton tanpa alat bantu. Kegiatan itu disiapkan sebagai hiburan rakyat sekaligus mempererat interaksi antara warga dan penyelenggara.

Festival tersebut juga melibatkan kalangan pelajar dan mahasiswa melalui lomba fotografi tingkat Jawa Timur. Peserta ditantang mengabadikan momen terbaik bertema budaya, aksi, dan ekspresi selama kegiatan berlangsung.

Panitia membuka pendaftaran lomba secara gratis dengan total hadiah jutaan rupiah. Pengumpulan karya foto dijadwalkan paling lambat tiga hari setelah acara atau pada 27 Mei.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkot Probolinggo dan BPK Jawa Timur berharap tradisi Sapi Brujul semakin dikenal luas dan berkembang menjadi salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Jawa Timur.

Agenda Festival Sapi Brujul:

  • 09.00 – 10.00: Kirab Sapi Brujul (Kostum Pendalungan & Musik Seronin)
  • 10.00 – 15.00: Lomba Kerapan Sapi Brujul (Memperebutkan 6 Sepeda Listrik)
  • 15.30 – Selesai: Festival Tangkap Lele (Tangan Kosong & Gratis)
  • Sepanjang Acara: Lomba Foto Pelajar (Deadline pengumpulan 27 Mei)


Editor : Ryan Haryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network