Di sektor ofensif, namanya nyaris tak muncul dalam statistik. Marcos Vinicius tidak mencatatkan tembakan, umpan kunci, dribel sukses, maupun crossing.
Kontribusinya saat kehilangan bola juga belum terlihat. Ia belum membukukan tekel ataupun intersep. Rating 6,6 yang diperolehnya menjadi gambaran bahwa penampilan perdananya masih jauh dari kata menonjol.
Kesempatan berikutnya menjadi momentum bagi Marcos Vinicius untuk membuktikan kualitasnya. Sebab, Arema membutuhkan tambahan kreativitas dan kecepatan di lini depan setelah gagal mencetak gol pada laga pembuka.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
