Menurut dia, penanganan saluran tersebut tidak mudah. Bagian yang berada di bawah jalur Surabaya-Malang sebelumnya tertutup konstruksi beton dan deretan 24 kios sehingga pembersihan endapan membutuhkan upaya ekstra.
Pembersihan dilakukan secara manual dengan bantuan petani, kemudian dilanjutkan menggunakan alat berat.
Endapan yang berhasil diangkat dimasukkan ke truk jungkit untuk dibawa keluar dari lokasi.
Sedimen Mengeras, Sampah Ikut Menumpuk
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Malang Yudi Hindharto menjelaskan, Saluran Irigasi Klampok III berada di Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari. Lebar saluran mencapai sekitar lima meter.
Namun, kapasitas aliran di bagian bawah jalan raya menyusut akibat sedimentasi yang menumpuk selama bertahun-tahun.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
