Material pasir dan tanah bahkan mengeras sehingga menyulitkan proses pembersihan.
Petugas juga menemukan berbagai jenis sampah yang bercampur dengan endapan, mulai dari plastik hingga kain bekas kasur dan bantal.
“Sedimen bercampur sampah membuat pembersihan di bawah jalan raya lebih sulit,” ujar Yudi.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa penumpukan sampah turut memperparah penyumbatan saluran irigasi. Terlebih, bagian di bawah jalan raya memiliki akses terbatas sehingga membutuhkan penanganan lebih intensif.
Pasokan Air untuk 180 Hektare Sawah
Normalisasi Klampok III dilakukan setelah petani dari Desa Watugede dan Tamanharjo meminta penanganan atas terganggunya aliran irigasi.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
