Andre Caldas Janjikan Arema FC Berbeda saat Lawan Dewa United, Lebih Agresif dan Percaya Diri

Afifuddin Muhammad
Andre Caldas janji bawa perubahan, Arema FC siap tampil agresif saat melawan Dewa United. (Foto: iNews Malang/AI)

MALANG, iNewsMalang.id - Arema FC dituntut segera bangkit. Lima pertandingan tanpa kemenangan membuat Singo Edan harus berbenah. Pelatih caretaker Andre Caldas Costa pun menjanjikan wajah berbeda saat Arema menjamu Dewa United pada pekan ketujuh Super League 2026-2027.

Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (25/10/2026), pukul 15.30 WIB. Pertandingan itu sekaligus menjadi ujian perdana Andre setelah dipercaya menggantikan Marcos Santos.

Pelatih asal Brasil tersebut tak ingin berlama-lama meratapi hasil buruk Arema. Dia memilih fokus membenahi permainan dan mental pemain. Apalagi, Singo Edan baru saja menelan kekalahan telak 1-5 dari Persija Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Hasil tersebut menjadi pertandingan terakhir Marcos Santos bersama Arema. Manajemen resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Brasil itu pada Jumat (23/10/2026). Andre yang sebelumnya menjabat asisten pelatih kemudian ditunjuk sebagai caretaker.

Andre menyadari tugas yang dihadapinya tidak ringan. Terlebih, Arema sedang kesulitan meraih kemenangan. Namun, pelatih berusia 38 tahun itu melihat pergantian pelatih sebagai momentum untuk memperbaiki performa tim.

“Tentu saja, hasil-hasil kami kemarin negatif. Kami gak menginginkannya, kami gak menyukainya. Tapi sekarang kami memiliki kesempatan untuk berubah,” kata Andre.

Perubahan yang disiapkan Andre bukan sekadar urusan taktik. Dia juga memberi perhatian khusus terhadap mental pemain. Sebab, rentetan hasil buruk dinilai perlu segera direspons agar kepercayaan diri skuad kembali tumbuh.

Pembenahan itu mulai dilakukan melalui komunikasi dengan para pemain. Andre ingin seluruh anggota tim memiliki pemahaman yang sama untuk keluar dari situasi sulit.

Dia pun memasang target agar perubahan tersebut langsung terlihat saat menghadapi Dewa United. Salah satunya melalui permainan yang lebih agresif dan keberanian menguasai bola.

“Saya ingin membuat situasi saat ini menjadi lebih baik, membuat para pemain lebih percaya diri, khususnya soal mental,” ujarnya.

Andre mengaku sudah mulai berbicara dengan para pemain mengenai pentingnya perubahan. Dia berharap pendekatan tersebut bisa menghasilkan respons positif dalam pertandingan terdekat.

“Kita akan melihat anak-anak bermain lebih agresif, mungkin lebih banyak penguasaan bola, yang jelas Arema yang berbeda,” ucapnya.

Kini, Andre hanya memiliki waktu singkat untuk mempersiapkan tim. Laga melawan Dewa United menjadi kesempatan pertama untuk membuktikan bahwa pergantian pelatih mampu membawa perubahan.

Bagi Arema FC, pertandingan kandang tersebut juga menjadi momentum untuk mengakhiri puasa kemenangan. Terlebih, Singo Edan akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri, Aremania.

Editor : Ryan Haryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network