Kebakaran TPA Supit Urang Malang Meluas hingga 15,5 Hektare, Asap Masih Mengepul

Taufik Hidayat
Asap kebakaran TPA Supit Urang, Kota Malang, masih muncul setelah 15,5 hektare lahan terbakar. (Foto: iNews Malang/ist)

MALANG, iNewsMalang.id - Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, belum sepenuhnya tertangani. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 15,5 hektare lahan terbakar. Hingga Minggu (25/10/2026), asap masih mengepul dari lokasi.

Petugas gabungan terus melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala. Angin kencang menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, penyebab kebakaran masih diselidiki. “Hingga laporan Minggu tercatat seluas 15,5 hektare lahan terbakar dan penyebabnya masih dalam penyelidikan,” kata Berton, Senin (26/10/2026).

Berdasarkan laporan BNPB, kebakaran diketahui terjadi pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang bersama tim gabungan mengerahkan sejumlah mobil pemadam kebakaran dan tangki air untuk menjinakkan api.

Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Selain angin kencang, kondisi vegetasi yang minim di area kebakaran turut menyulitkan petugas.

Hingga Minggu (25/10/2026), sejumlah titik masih mengeluarkan asap. Petugas pun melanjutkan pembasahan di area tersebut.

“Tim gabungan melanjutkan pembasahan pada area yang masih mengeluarkan asap untuk mencegah potensi api menyala kembali,” ujar Berton.

BNPB juga meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran baru. Warga diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan titik api agar bisa ditangani sebelum meluas.

“Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran dan melaporkan kepada petugas berwenang jika menemukan titik api,” kata Berton.

Editor : Ryan Haryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network