Komunitas Kopling Bawa Gagasan Anggurpreneur, Sejalan dengan Cita-Cita Wali Kota Probolinggo

Ryan Haryanto
Wali Kota Probolinggo Aminuddin berdialog dengan Kumunitas Kopling membahas pengembangan anggur. (Foto: iNews Malang/Ryan H)

PROBOLINGGO, iNewsMalang.id - Keinginan Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin mengembalikan kejayaan anggur sebagai ikon daerah mendapat sambutan dari Komunitas Pembudidaya Anggur Probolinggo Raya (Komunitas Kopling), Jumat (6/11/2026) sore.

Gayung bersambut, komunitas tersebut datang membawa konsep pengembangan anggur sebagai komoditas pertanian sekaligus peluang bisnis dan pariwisata.

Kesamaan gagasan itu mengemuka saat pengurus Kopling beraudiensi dengan Dokter Aminuddin. Pertemuan tersebut membahas langkah menghidupkan kembali Probolinggo sebagai Kota Anggur.

“Langkah ke arah sana sebenarnya sudah dilakukan oleh Dinas Pertanian, tetapi kita akui hasilnya belum maksimal,” ujar Aminuddin.

Menurut dia, upaya mengembalikan kejayaan anggur membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya petani dan komunitas, tetapi juga jajaran pemerintah daerah.

Bahkan, Aminuddin telah mewajibkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menanam anggur di halaman kantor masing-masing. Kebijakan itu diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat.

“Setiap OPD saya wajibkan menanam anggur di depan halaman kantornya, termasuk di depan Kantor Pemkot Probolinggo sendiri. Kita harus memberi contoh dulu kepada masyarakat,” tegasnya.


Komunitas Pembudidaya Anggur Probolinggo usai pemaparan pengembangan anggur. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)

Dalam audiensi tersebut, Aminuddin didampingi Kepala Dinas Pertanian Fitriawati, Kepala BPPKAD Pujo Agung Satrio, serta Kepala DPMPTSP Diah Sajekti Widowati Sigit.

Sementara itu, Penasihat Kopling Bambang Heriwahjudi mengatakan, pengembangan anggur bukan sekedar mengembalikan identitas daerah. Komoditas tersebut juga menyimpan peluang ekonomi yang cukup besar.

Dia mencontohkan tingginya kebutuhan anggur nasional yang masih dipenuhi melalui impor. Berdasarkan data 2022 yang dipaparkannya, volume impor anggur Indonesia mencapai 111.830 ton.

“Impor buah anggur sendiri menyumbang 40 persen dari total nilai impor keempat buah tersebut, atau bernilai lebih dari Rp7 triliun dengan volume 111.830 ton pada tahun 2022,” papar Yudi.

Empat komoditas yang dimaksud yakni anggur, apel, jeruk, dan pir. Menurut Bambang, tingginya nilai impor tersebut menunjukkan besarnya peluang pengembangan anggur dalam negeri.


Penasihat Kopling Bambang Heriwahjudi memaparkan potensi bisnis anggur kepada Wali Kota Aminuddin. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)

kementerian Pertanian pun menawarkan skenario pemenuhan 20 persen dari volume impor anggur tahun 2022. Jumlahnya sekitar 22.366 ton dengan kebutuhan lahan diperkirakan mencapai 1.500 hektare pada 2030, itu pun sulit dicapai.

Untuk mewujudkannya, Kopling mengusulkan konsep anggur preneur yang didukung bureaucratic entrepreneur. Pemerintah diharapkan ikut berperan membangun ekosistem usaha anggur.

Konsep tersebut diarahkan untuk melahirkan wirausahawan baru di sektor pertanian. Termasuk membangun kemitraan antara pengusaha dan petani agar produksi, pasokan, serta harga anggur lebih terjaga.

Tidak hanya itu, pengembangan kebun anggur juga berpeluang dikaitkan dengan sektor pariwisata. Salah satunya melalui pembentukan kawasan agrowisata berbasis masyarakat.

Pria yang juga menjabat Manager Bromo Sky Bridge itu menilai, pengembangan tersebut membutuhkan kerja sama antara pemerintah, komunitas, petani, dan pelaku usaha. Mulai pembibitan, pendampingan budi daya, hingga pemasaran hasil panen.

Karena itu, Kopling berharap kesamaan visi dengan Pemkot Probolinggo dapat ditindaklanjuti melalui program pengembangan anggur yang lebih terarah.

Dengan begitu, cita-cita mengembalikan Probolinggo sebagai Kota Anggur tidak berhenti pada penanaman bibit. Namun, juga berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Editor : Ryan Haryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network