get app
inews
Aa Text
Read Next : Profil 3 Pemain Asing Baru Arema FC, Ada yang Pernah Bermain dengan Mantan Bintang Liverpool

Alasan Arema FC Pinjamkan Rafli Usai Buat Blunder Berujung Kekalahan di Stadion Kanjuruhan

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:06 WIB
header img
Gelandang serang Arema FC Muhammad Rafli dipinjamkan ke Deltras Sidoarjo (Media Officer Arema FC)

MALANG - Muhammad Rafli, pemain Arema FC dipinjamkan ke Deltras Sidoarjo. Rafli sebelumnya disorot dari sisi penampilan pasca blunder di laga melawan Persita Tangerang yang berbuah gol lawan yang dicetak oleh Andrejic Aleksa menit 90, hingga Arema FC kalah 0 - 1 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Selama ini memang Rafli juga kerap menjadi penghangat bangku cadangan. Tapi gelandang serang berusia 27 tahun itu biasa dimainkan di babak kedua, meskipun secara penampilan dianggap kurang memuaskan. Sosoknya sebagai menantu Owner Arema FC Iwan Budianto, membuatnya kerap jadi perhatian Aremania.

Penampilannya dianggap kurang maksimal, hingga puncaknya ketika melakukan blunder fatal berujung kekalahan kelima di Stadion Kanjuruhan Malang. Secara statistik memang pesepakbola jebolan Aji Santoso Football Academy (ASIFA) ini hanya bermain lima laga Super League musim 2025 - 2026, dengan 11 menit bermain. 

Sementara sejak memperkuat Arema FC pada musim 2016 - 2017, Rafli sudah bermain selama 159 pertandingan, baru mencetak 11 gol dan 10 assist. Performanya itu dianggap kurang bersinar dan jauh dari ekspektasi sebagai juru gedor, sehingga dipinjamkan ke Deltras Sidoarjo.

General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi, membenarkan Muhammad Rafli dipinjamkan ke Deltras Sidoarjo. Keputusan itu diambil oleh manajemen tim, atas saran pelatih dan berorientasi pada kebaikan tim dan pemain sendiri Pria yang akrab disapa Inal, menilai Rafli sebagai aset yang memiliki disiplin tinggi dan attitude yang baik.

"Secara objektif, manajemen menilai Rafli adalah pemain berdedikasi tinggi, disiplin, dan memiliki orientasi yang baik dalam mengevaluasi penampilannya. Kini dia sedang fokus untuk selalu mengontrol performanya, baik secara teknik maupun asupan nutrisi gizi," ungkap Inal.

Inal juga menepis anggapan bahwa keputusan ini diambil semata-mata karena tekanan eksternal atau kritik suporter. Menurutnya, Rafli memiliki mental baja dalam menyikapi kritik sebagai pemain profesional.

"Rafli tipe pemain yang memiliki mental bagus dalam menyikapi berbagai kritik dan memiliki solusi yang bijak untuk evaluasi demi perbaikan performanya,” imbuh Inal

Inal tegaskan bahwa Rafli pemain profesional layaknya pemain lainnya, bukan karena faktor lain keputusan ini diambil, termasuk kritik dari fans. Sebab kritik itu sangat penting untuk menata performa pemain agar lebih maksimal, jelas Inal.

Selama berkostum Singo Edan, Rafli telah mencatatkan beberapa gol dan assist krusial. Meskipun manajemen mengaku berat melepasnya, langkah peminjaman ini dinilai paling bijak demi masa depan kariernya di kompetisi sepak bola Indonesia.

"Harapan kami, semua pihak agar bijak dan objektif dalam memberikan penilaian, bahwa hasil positif dan negatif sebuah pertandingan adalah hasil perjuangan kolektivitas tim dan atas instruksi serta arahan jajaran tim pelatih. Kami optimis Rafli kemanapun dia bermain akan berdedikasi tinggi karena dibekali attitude yang baik dan profesional," kata Inal.

Inal mengungkapkan, manajemen Arema FC dengan tulus mengucapkan terima kasih atas kontribusi Rafli dan menegaskan bahwa pintu klub akan selalu terbuka baginya. 

“Status Rafli dipinjamkan ke klub lain karena dia pemain yang masih terikat kontrak resmi dengan Arema FC, dan masih punya masa depan yang baik,” pungkasnya.

Editor : Avirista Midaada

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut