get app
inews
Aa Text
Read Next : Kubis Manis Hasil Panen Warga Binaan Lapas Malang Penuhi Standar Ekspor ke Taiwan

Potret Khusyuknya Warga Binaan Lapas Malang Jalani Ibadah Ramadan

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:49 WIB
header img
Warga binaan Lapas Kelas I Malang melakukan kegiatan tadarus Alquran

MALANG, iNewsmalang.id - Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang tetap khusyuk dalam beribadah menyambut bulan Ramadan. Terkungkung dalam dosa dan di jeruji besi akibat kesalahannya tak membuat mereka abai beribadah kepada Sang Pencipta.

Di Lapas Kelas I Malang, ibadah tarawih dijalankan oleh ratusan warga binaan di Masjid At-Taubah selama Ramadan berjalan. Selain Salat tarawih, ibadah tadarus pembacaan Alquran juga dilakukan secara bergiliran per blok guna menjaga ketertiban dan kapasitas masjid tetap terkendali. Tak sedikit dari mereka yang menangis teringat dosa - dosa yang diperbuatnya.

Sementara di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Malang di Ngajum, prosesi ibadah dilaksanakan di musala kecil yang sederhana dengan latar belakang perbukitan, serta udara segar. Seperti halnya di Lapas, di SAE Ngajum, aktivitas warga binaan juga tampak khusyuk melaksanakan ibadah Ramadan baik salat wajib, salat tarawih, dan tadarus Alquran dilakukan di musala yang ada di perbukitan. 

Bedanya udara segar menjadi bagian dari prosesi ibadah di SAE Ngajum. Belum lagi dari sisi pemandangan lokasi ibadah musala di SAE Ngajum, memanjakan mata.

Kepala Lapas Kelas I Malang Teguh Pamuji menyatakan, pelaksanaan kegiatan ibadah menjadi kegiatan rutin setiap warga binaan di Lapas Kelas I Malang, baik yang masih berada di dalam Lapas maupun yang ada di SAE Ngajum.

"Bagi blok yang belum mendapatkan giliran menggunakan masjid, warga binaan tetap melaksanakan salat Tarawih dan tadarus di blok masing-masing dengan pengawasan petugas," ucap Kepala Lapas Kelas I Malang Teguh Pamuji, kepada media Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, skema ini dijalankan untuk memastikan seluruh warga binaan tetap dapat menjalankan ibadah secara optimal tanpa mengabaikan aspek keamanan. Suasana religius terasa merata di setiap sudut lapas, baik di masjid maupun di lingkungan blok hunian.

"Usai pelaksanaan tadarus, baik di dalam Lapas maupun di SAE Ngajum, seluruh warga binaan mengikuti apel malam. Petugas melakukan cek fisik serta penghitungan jumlah penghuni sebagai bagian dari prosedur pengamanan yang wajib dilaksanakan," tegasnya.

Teguh menambahkan, kegiatan berlangsung tertib dan kondusif sesuai standar operasional yang berlaku. Sinergi antara petugas pembinaan dengan pengamanan menjadi prioritas selama Ramadan. Dirinya berharap seluruh warga binaan baik yang ada di Lapas dan tempat asimilasi mampu memaknai Ramadan dengan baik.

"Saya mengajak seluruh warga binaan untuk terus istiqamah menjalankan ibadah, baik yang wajib seperti salat lima waktu dan puasa maupun yang sunah seperti Tarawih dan tadarus," ungkap Teguh kembali.

"Saya berharap kegiatan ini mampu menguatkan keteguhan hati saudara-saudara sekalian dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan, serta menjadikan masa pidana bukan sebagai penghambat untuk terus mendekatkan hati kepada Sang Pencipta," tukasnya.

Editor : Avirista Midaada

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut