get app
inews
Aa Text
Read Next : Permintaan LPG 3 Kilogram di Malang Naik Jelang Lebaran

163 Suspek Campak di Kabupaten Malang, Imunisasi MR Dipercepat

Selasa, 21 April 2026 | 06:59 WIB
header img
Ilustrasi imunisasi MR. Foto: AI

MALANG, iNews.ID - Kasus suspek campak di Kabupaten Malang masih menjadi perhatian. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat 163 dugaan kasus. Untuk menekan potensi penularan, percepatan imunisasi Measles Rubella (MR) langsung dilakukan.

Dinkes Kabupaten Malang menargetkan 87.279 balita menerima imunisasi MR tahun ini, baik dosis pertama maupun kedua. Namun hingga akhir Maret, realisasi baru mencapai 16,7 persen.

Administrator Kesehatan Ahli Madya Dinkes Kabupaten Malang, Suyatno, mengatakan percepatan dilakukan dengan melibatkan berbagai fasilitas kesehatan.

“Kami menggandeng Tempat Mandiri Praktik Bidan dan RS swasta dalam percepatan ini,” ungkap Suyatno, Senin (20/4/2026).

Data Dinkes mencatat, selama tiga bulan pertama 2026 sebanyak 7.231 anak telah mendapat imunisasi MR dosis pertama. Sementara 7.343 anak lainnya menerima dosis kedua. Total balita yang sudah diimunisasi mencapai 14.574 anak.

Jumlah tersebut masih jauh dari target tahunan. Sebagai gambaran, sepanjang 2025 terdapat 63.106 balita yang telah mendapatkan imunisasi MR di Kabupaten Malang.

Saat ini, Dinkes memfokuskan upaya pada anak yang belum pernah mendapat imunisasi (zero dose) serta anak yang tidak melanjutkan imunisasi dasar (drop out). Upaya penjangkauan dilakukan secara langsung ke lapangan.

“Kami melakukan sweeping by name by address dan mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran imunisasi,” ucap Suyatno.

Di sisi lain, penanganan kasus juga diperketat. Setiap temuan suspek campak langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan epidemiologi. Petugas mengambil sampel untuk memastikan diagnosis melalui pemeriksaan laboratorium.

Untuk mencegah penularan lebih luas, pelacakan kontak dilakukan di lingkungan sekitar pasien. Balita yang diduga terinfeksi juga diminta menjalani isolasi sementara hingga kondisi dipastikan aman.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut