Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Trans Jatim Koridor II Ditolak Sopir Angkot, Dishub Sebut Koridor I Sudah Tuntas
Advertisement . Scroll to see content

Video Parkir di Trotoar Suhat Heboh, Dishub Kota Malang Angkat Bicara

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:40 WIB
  • author Sendik Giantoro
Video Parkir di Trotoar Suhat Heboh, Dishub Kota Malang Angkat Bicara
Ilustrasi parkir di trotoar Suhat Malang viral, Dishub tegaskan bukan area resmi. (Foto: iNews Malang).

MALANG, iNewsMalang.id – Aktivitas parkir di atas trotoar di kawasan Soekarno-Hatta (Suhat), Kota Malang, menjadi perhatian setelah videonya ramai di media sosial. Dinas Perhubungan atau Dishub Kota Malang menegaskan trotoar bukan diperuntukkan sebagai lokasi parkir.

Video yang memperlihatkan dugaan praktik parkir di trotoar itu diunggah akun Instagram @malangraya_info dan memicu berbagai respons dari warganet. Dalam rekaman tersebut, terlihat adanya pihak yang membuka titik parkir di area pedestrian.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra (Jaya) , menyatakan pihaknya belum bisa langsung mengambil tindakan. Hal itu karena ruas jalan di kawasan Suhat merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kami akan koordinasi dulu dengan Dishub Jatim. Ruas itu milik Pemprov dan baru diperbaiki,” ujar Jaya, Minggu (3/5/2026).

Ia menjelaskan, pengelolaan parkir oleh Dishub Kota Malang selama ini hanya mencakup tepi jalan atau badan jalan. Sementara titik parkir di kawasan Suhat umumnya berada di lahan milik masing-masing pelaku usaha.

Dengan kondisi tersebut, pemasukan dari aktivitas parkir tidak masuk dalam retribusi daerah. Pendapatan tersebut dikategorikan sebagai pajak yang menjadi kewenangan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang.

“Pendapatannya bukan retribusi, tapi pajak yang menjadi kewenangan Bapenda,” imbuhnya.

Dishub Kota Malang berencana menindaklanjuti persoalan ini dengan berkoordinasi bersama Bapenda. Langkah itu dilakukan untuk memperbarui data sekaligus memastikan legalitas setiap titik parkir di kawasan Suhat.

“Rencananya ada pengalihan, tapi kami koordinasi dulu dengan Bapenda agar jelas dasar hukumnya,” pungkas Jaya.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut