get app
inews
Aa Text
Read Next : Cuaca Malang Raya 4 Juni 2026, Kabut Tebal dan Udara Dingin Mengintai Pengendara

DPRD Kota Batu Genjot Program Wisata 2026, Incar Turis Mancanegara

Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:06 WIB
header img
Program wisata 2026 disiapkan, Kota Batu bidik kenaikan wisatawan dan PAD. (Foto: iNews Malang/Sholihin)

KOTA BATU, iNewsMalang.id – Komisi B DPRD Kota Batu mulai mematangkan arah pengembangan sektor pariwisata 2026. Dalam rapat koordinasi bersama Dinas Pariwisata Kota Batu di ruang Banmus DPRD, Jumat (29/5/2026), dewan mendorong program wisata yang mampu mendongkrak kunjungan sekaligus menambah pendapatan asli daerah (PAD).

Rapat tersebut dihadiri enam anggota Komisi B. Wakil Ketua Komisi B Bambang Prahmono hadir bersama Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto.

Sejumlah agenda wisata disiapkan untuk memperkuat daya tarik Kota Batu. Di antaranya Batu Flower Festival (BFF), Banteng Newswantoro, wisata cagar budaya, hingga pengembangan desa wisata di empat desa.

Bambang menilai program yang disusun Dinas Pariwisata cukup realistis untuk mengangkat kembali sektor wisata Kota Batu yang belakangan ikut terdampak perlambatan ekonomi.

“Kami mendukung program Dinas Pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Batu,” ujar Bambang.

Menurut dia, kenaikan jumlah wisatawan bakal berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Mulai sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM.

Politikus itu berharap konsep wisata 2026 tidak hanya menyasar wisatawan domestik. Pemkot Batu juga diminta mulai memperluas pasar wisatawan mancanegara.

“Harapannya, kunjungan wisatawan ke Kota Batu meningkat dan mereka ingin kembali lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto mengungkapkan sektor wisata saat ini masih menghadapi tekanan akibat kondisi ekonomi nasional yang melambat. Dampaknya terlihat pada tingkat okupansi hotel dan angka kunjungan wisatawan.

“Data kunjungan wisatawan di Kota Batu menunjukkan okupansi turun 30-40 persen,” ungkap Onny.

Karena itu, Dinas Pariwisata menggandeng PHRI, pelaku UMKM, dan pengelola desa wisata untuk memperkuat promosi dan inovasi destinasi wisata.

Menurut Onny, Kota Batu masih memiliki banyak potensi yang bisa dijual. Selain event wisata tahunan, promosi juga diarahkan pada wisata sejarah, seni budaya, kuliner, oleh-oleh, dan produk UMKM lokal.

“Tujuannya untuk meningkatkan penjualan UMKM masyarakat sekaligus mendongkrak PAD sektor pariwisata,” ujarnya.

Meski kondisi ekonomi nasional belum sepenuhnya pulih, Pemkot Batu tetap optimistis sektor pariwisata akan kembali bergerak. Kota Batu diyakini masih menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan di Jawa Timur.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut