Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polres Malang Gagalkan Peredaran 1,1 Kg Sabu, Kurir Dibekuk di Singosari
Advertisement . Scroll to see content

MUAM Dikabarkan Ditangkap Polisi, Ketua Fraksi Gerindra Telepon dan WA Tak Direspons

Rabu, 30 September 2026 | 19:07 WIB
  • author Taufik Hidayat
MUAM Dikabarkan Ditangkap Polisi, Ketua Fraksi Gerindra Telepon dan WA Tak Direspons
MUAM dikabarkan ditangkap polisi, DPRD Malang dan Gerindra masih tunggu informasi resmi. (Foto: iNews Malang/Dok)

MALANG, iNewsMalang.id - Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengaku belum menerima informasi resmi terkait penangkapan anggota DPRD Kabupaten Malang berinisial MUAM oleh Polrestabes Surabaya.

Karena belum ada pemberitahuan resmi, Darmadi belum banyak berkomentar mengenai kasus yang disebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan narkotika tersebut.

“Kami masih belum mendapatkan informasi resmi terkait penangkapan MUAM,” kata Darmadi, Rabu (30/9/2026).

Hal serupa disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Malang, Zia Ulqah. Dia menyebut belum menerima pemberitahuan dari kepolisian terkait kabar MUAM diamankan pada Selasa (29/9/2026) malam.

“Kami belum mendapatkan informasi dari pihak kepolisian jika MUAM ditahan,” ujar Zia.

Zia mengaku sudah berusaha menghubungi MUAM melalui telepon maupun WhatsApp untuk memastikan informasi tersebut. Namun, hingga Rabu, belum ada respons.

“Yang bersangkutan sudah saya telepon dan WA, belum membalas,” katanya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang itu mengatakan terakhir bertemu MUAM pada Sabtu di Surabaya. Saat itu, keduanya menghadiri sebuah kegiatan kajian.

Zia kemudian memperoleh informasi pada Selasa siang bahwa MUAM disebut diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya terkait dugaan penyalahgunaan narkotika.

Informasi tersebut belum bisa dipastikan Zia. Sebagai ketua fraksi, dia kembali mencoba menghubungi MUAM, tetapi tidak mendapatkan jawaban.

Zia bahkan sempat mendatangi Polrestabes Surabaya untuk mencari kepastian. Namun, dia mengaku belum mendapatkan penjelasan mengenai kronologi maupun sejauh mana keterlibatan MUAM dalam perkara tersebut.

“Kami belum tahu peristiwa itu terjadi di mana, bersama siapa, menggunakan apa. Kami tidak bisa mengarang karena ini urusan sensitif soal narkoba,” ucap Zia.

DPRD Kabupaten Malang dan Fraksi Gerindra pun masih menunggu informasi resmi dari kepolisian sebelum menentukan langkah lebih lanjut terkait MUAM.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut