Tiga Kali Main di Kanjuruhan, Arema FC Punya Peluang Tingkatkan Jumlah Penonton
MALANG, iNewsMalang.id - Arema FC dijadwalkan menjalani tiga pertandingan kandang sepanjang Oktober 2026. Seluruh laga berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Jadwal tersebut menjadi peluang bagi Singo Edan untuk meningkatkan jumlah penonton yang datang langsung ke stadion.
Tiga tim yang akan dihadapi Arema FC adalah Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dewa United Banten FC, dan Bali United FC. Ketiganya menjadi lawan Singo Edan dalam lanjutan Super League 2026-2027.
Pertandingan kandang pertama berlangsung Sabtu (10/10/2026). Arema akan menjamu Bhayangkara FC sekaligus membuka rangkaian laga kandang pada Oktober.
Setelah pertandingan tersebut, Arema harus menjalani dua laga tandang. Singo Edan baru kembali bermain di Stadion Kanjuruhan pada Minggu (25/10/2026) menghadapi Dewa United.
Enam hari berselang, Arema kembali tampil di hadapan pendukungnya. Bali United dijadwalkan bertandang ke Kanjuruhan pada Sabtu (31/10/2026).
Tiga pertandingan kandang dalam sebulan itu membuka peluang bagi Arema untuk menarik lebih banyak penonton. Terlebih, dua laga terakhir memiliki jarak waktu yang cukup berdekatan.
Penonton yang hadir saat menghadapi Dewa United berpotensi kembali datang ketika Arema menjamu Bali United. Namun, hal tersebut juga bergantung pada pengalaman mereka selama menyaksikan pertandingan di stadion.
Selain performa tim, kenyamanan penonton menjadi faktor penting. Mulai dari akses masuk stadion, pembelian tiket, pengaturan parkir, hingga fasilitas tribun dapat memengaruhi minat Aremania untuk kembali hadir.
Pertandingan melawan Bhayangkara FC bisa menjadi tolok ukur awal. Manajemen memiliki kesempatan mengevaluasi pelayanan sebelum menggelar dua laga kandang berikutnya.
Meski demikian, tiga pertandingan kandang belum tentu menjamin peningkatan jumlah penonton. Harga tiket, jadwal pertandingan, dan hasil yang diraih Arema juga dapat memengaruhi tingkat kehadiran.
Rangkaian laga kandang sepanjang Oktober sekaligus menjadi kesempatan bagi manajemen Arema untuk membangun kembali kebiasaan Aremania menyaksikan pertandingan secara langsung.
Jika pengalaman menonton dinilai positif, peluang penonton kembali datang pada pertandingan berikutnya akan semakin terbuka.
Editor: Ryan Haryanto