Tujuh Ilmuwan UB Masuk Daftar Peneliti Terbaik Dunia 2026, Naik 40 Persen
“Salah satu alasan saya bisa seperti ini karena didukung oleh UB,” ujarnya.
Sementara itu, dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UB, Raden Adharyan Islamy, menyebut pemeringkatan bukan tujuan utama dalam menjalankan penelitian.
Baginya, publikasi ilmiah merupakan bentuk pertanggungjawaban atas penelitian sekaligus jalan agar hasil riset dapat dikembangkan dan dimanfaatkan lebih luas.
Penelitiannya berfokus pada nutrisi ikan dan lingkungan perairan. Kajian tersebut mencakup pemanfaatan bahan baku alternatif serta teknologi fermentasi untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan kecernaan pakan.
Raden juga meneliti pengelolaan kualitas air dan lingkungan budidaya, termasuk pemanfaatan tanaman introduksi dan tanaman invasif sebagai bahan alternatif pakan ikan.
Editor: Ryan Haryanto