Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pria Diduga ODGJ Bacok Warga di Kencong Jember, Aksi Terekam CCTV dan Viral
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Nurul Hasanah, Cewek Madura Soft Spoken Lulusan BINUS University yang Viral

Senin, 26 Oktober 2026 | 20:14 WIB
  • author Ryan Haryanto
Mengenal Nurul Hasanah, Cewek Madura Soft Spoken Lulusan BINUS University yang Viral
Nurul Hasanah, Cewek Madura Soft Spoken asal Jember yang viral berkat gaya bicara lembutnya. (Foto: iNews Malang/Ryan Haryanto)

Nurul mengaku menyukai tontonan komedi sejak kecil, termasuk Mr. Bean. Dia juga gemar bermain gim, menonton anime, dan bepergian.

Sebelum menekuni dunia konten, Nurul pernah bekerja di perusahaan yang bergerak dalam ekspor tembakau dan cerutu.

Suami Jadi Sosok di Balik Kamera

Kesuksesan Nurul mengembangkan konten tak lepas dari dukungan suaminya, Ilham Akbar.

Ilham terlibat langsung dalam proses produksi. Mulai menyiapkan perlengkapan, membawa properti, hingga merekam video sesuai konsep yang dirancang istrinya.

“Saya dukung penuh, Mas. Jadi, kalau istri punya ide atau konsep konten, saya yang bantu eksekusi. Mulai dari merekam video sampai menyiapkan perlengkapannya,” kata Ilham.

Menurut dia, Nurul awalnya belum memiliki karakter konten yang benar-benar membedakannya dari kreator lain.

Namun, setelah menemukan konsep Cewek Madura Soft Spoken, perkembangan akun media sosial istrinya meningkat cukup pesat.

“Saya bangga, Mas. Dulu istri kan fokusnya di beauty, tapi belum punya ciri khas. Nah, sekarang sudah menemukan keunikannya sendiri,” ujarnya.

Ilham memilih lebih banyak bekerja di belakang kamera. Sementara itu, Nurul fokus menyampaikan materi dan berinteraksi dengan penonton.

Siapkan Brand Fashion NIR Outfit

Setelah dikenal melalui konten Cewek Madura Soft Spoken, Nurul kini mulai merambah dunia usaha.

Perempuan yang sekarang tinggal di kawasan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember, itu tengah mempersiapkan peluncuran merek pakaian sendiri bernama NIR Outfit.

Ide tersebut muncul setelah banyak pengikutnya tertarik dengan model pakaian yang dikenakan dalam sejumlah video.

“Banyak folower yang suka baju saya di konten. Jadi, saya coba bikin brand sendiri dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Nurul berharap usaha tersebut dapat berkembang seiring aktivitasnya sebagai kreator konten.

Meski pengikutnya terus bertambah, dia ingin tetap mempertahankan karakter bicara yang selama ini melekat pada dirinya.

Baginya, penggunaan bahasa daerah bukan penghalang untuk menjangkau penonton yang lebih luas. Justru dari bahasa Madura, dia menemukan identitas yang membuat kontennya dikenal.

“Ayo kita semangat berkarya, baik mulai dari daerah, nasional, atau mungkin sampai internasional,” pesannya kepada masyarakat Madura, baik yang berasal dari Pulau Madura maupun yang tumbuh di daerah lain.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut