Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran TPA Supit Urang Malang Diduga akibat Puntung Rokok, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Trans Jatim Koridor II Resmi Diluncurkan, Hubungkan Kota dan Kabupaten Malang

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:28 WIB
  • author Taufik Hidayat
Trans Jatim Koridor II Resmi Diluncurkan, Hubungkan Kota dan Kabupaten Malang
Trans Jatim Koridor 2 Malang siapkan 15 bus dan 56 titik pemberhentian menuju Kepanjen. (Foto: iNews Malang/Istimewa)

MALANG, iNewsMalang.id - Warga Kota dan Kabupaten Malang kini punya pilihan transportasi umum baru. Pemprov Jawa Timur resmi meluncurkan bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Jumat (30/10/2026). Tarifnya mulai Rp2.500 dengan layanan di 56 titik henti.

Sebanyak 15 bus disiapkan untuk melayani rute sepanjang 36 kilometer. Rinciannya, 14 bus beroperasi dan satu unit menjadi cadangan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan layanan tersebut di halaman Kantor Bupati Malang. Dia menyebut Trans Jatim Koridor II dihadirkan untuk memudahkan mobilitas warga sekaligus memberikan kepastian waktu perjalanan.

“Alhamdulillah, Koridor II Malang Raya sudah diresmikan,” kata Khofifah.

Untuk tarif, Pemprov Jatim menetapkan Rp2.500 bagi pelajar, santri, dan mahasiswa. Sementara penumpang umum dikenai tarif Rp5.000.

Penumpang juga bisa berpindah dari Koridor I ke Koridor II tanpa membayar tiket tambahan. Syaratnya, perpindahan dilakukan dalam waktu maksimal dua jam sejak tiket pertama digunakan.

“Pengguna layanan dapat melakukan perjalanan dari Koridor I ke Koridor II tanpa perlu membayar saat transfer,” ujar Khofifah.

Dia berharap masyarakat mulai beralih menggunakan transportasi umum untuk perjalanan antara Kota dan Kabupaten Malang.

Menurut Khofifah, semakin banyak warga menggunakan angkutan umum, semakin besar pula peluang mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko kecelakaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono menjelaskan, Trans Jatim Koridor II melayani rute dari Terminal Hamid Rusdi dan Terminal Madyopuro di Kota Malang menuju Terminal Talangagung, Kabupaten Malang.

Sepanjang rute tersebut tersedia 56 titik henti yang tersebar di kedua wilayah. Bus beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB.

Nyono berharap layanan ini tidak hanya memudahkan aktivitas warga, tetapi juga mendukung sektor pariwisata dan perekonomian Kabupaten Malang.

Salah satu potensi yang disorot adalah kawasan wisata pantai di Malang Selatan. Kemudahan transportasi diharapkan membantu pergerakan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kalau pergerakan orangnya mudah, semoga potensi ekonomi bisa dimanfaatkan maksimal,” kata Nyono.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut