Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Atlet Panjat Tebing Kota Probolinggo Gugur dalam Karhutla Bromo, Ini Rekam Jejaknya di Porprov
Advertisement . Scroll to see content

Andi Kurniawan Juara Lomba Foto Mango Carnival of Indonesia 2026, Ini Enam Karya Terbaik

Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB
  • author Ryan Haryanto
Andi Kurniawan Juara Lomba Foto Mango Carnival of Indonesia 2026, Ini Enam Karya Terbaik
Momen rebutan gunungan mangga karya Andi Kurniawan raih juara pertama Lomba Foto MCI 2026. (Foto: iNews Malang/ist)

PROBOLINGGO, iNewsMalang.id - Kemeriahan Mango Carnival of Indonesia 2026 di Kota Probolinggo tak berhenti setelah festival berakhir. Berbagai momen menarik selama gelaran tiga hari itu berhasil diabadikan para fotografer. Enam karya terbaik pun terpilih dalam Lomba Foto tersebut.

Andi Kurniawan keluar sebagai juara pertama. Foto berjudul Rebutan Gunungan Mangga mengantarkannya meraih posisi tertinggi dalam lomba bertema Pesona Mango Carnival of Indonesia 2026 tersebut.

Karya Andi menangkap antusiasme warga saat berebut mangga dalam kirab budaya. Momen itu sekaligus menggambarkan kemeriahan festival yang berlangsung pada 29–31 Oktober 2026.

Posisi kedua ditempati Igam Marendra Sukma Irianto melalui karya Kirab Gunungan Mangga dan Kostum Mangga. Sementara juara ketiga diraih Ferry Hidayat dengan foto Keseruan Anak Sekolah Mengukir Mangga.


Igam Marendra raih juara kedua lewat foto kirab gunungan dan kostum mangga MCI 2026. (Foto: iNews Malang/ist)

Tiga penghargaan lainnya diberikan kepada pemenang kategori harapan. Nur Fitra Fajar Dwi Tama meraih harapan pertama lewat foto Berebut Gunungan Mangga.

Disusul Imam Asadi sebagai harapan kedua melalui karya Festival Dugdug. Sedangkan Dewi Sartika menempati harapan ketiga dengan foto Gunungan Mangga.

Pengumuman pemenang berlangsung Senin (2/11/2026). Sebelumnya, panitia menutup pengumpulan karya pada Sabtu (31/10/2026) pukul 23.59 WIB.

Penilaian lomba tidak hanya mempertimbangkan keindahan visual. Kemampuan fotografer menangkap momen dan menyampaikan cerita melalui gambar juga menjadi perhatian dewan juri.


Ferry Hidayat raih juara ketiga lewat foto keseruan anak sekolah mengukir mangga. (Foto: iNews Malang/ist)

Melalui lomba tersebut, kemeriahan Mango Carnival 2026 sekaligus potensi mangga Kota Probolinggo dapat diperkenalkan lebih luas lewat karya fotografi.

Ketua Dekranasda Kota Probolinggo dr Evariani menilai lomba fotografi tersebut menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam memeriahkan sekaligus memperkenalkan Mango Carnival of Indonesia 2026 kepada khalayak lebih luas.

“Lomba fotografi ini menjadi ruang partisipasi masyarakat untuk ikut mengabadikan, menceritakan, dan mempublikasikan kegiatan sebagai bagian dari agenda budaya Kota Probolinggo,” ujar Evariani.

Melalui lomba tersebut, dokumentasi Mango Carnival of Indonesia 2026 tidak berhenti sebagai koleksi pribadi. Hasil karya para fotografer juga menjadi sarana mengenalkan potensi mangga, kreativitas masyarakat, dan kekayaan budaya Kota Probolinggo.

Festival Mangga Libatkan Sejumlah Daerah

Mango Carnival of Indonesia 2026 sendiri berlangsung di Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo. Festival hortikultura yang mengangkat komoditas mangga itu melibatkan sejumlah daerah penghasil mangga di Indonesia.


Aksi warga berebut gunungan mangga karya Nur Fitra berhasil meraih juara harapan pertama. (Foto: iNews Malang/ist)

Di antaranya Kabupaten Pasuruan, Situbondo, Kediri, Bondowoso, Blora, Ngawi, Jember, hingga Banyuasin. Masing-masing daerah memamerkan varietas mangga unggulannya.

Pembukaan festival dihadiri Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Muhammad Taufiq Ratule dan Asisten II Sekda Provinsi Jawa Timur Dydik Rudi Prasetya. Hadir pula jajaran Forkopimda Kota Probolinggo.

Rangkaian kegiatan diawali pawai dan kirab budaya dari Kantor Wali Kota Probolinggo menuju Stadion Bayuangga. Gunungan mangga dan beragam kostum bertema mangga menjadi daya tarik sepanjang kirab.

Selain hiburan, festival tersebut juga membahas pengembangan komoditas mangga melalui National Mango Forum. Pembahasannya mencakup hilirisasi produk hingga peluang ekspor.


Kemeriahan Festival Dugdug karya Imam Asadi berhasil meraih juara harapan kedua MCI 2026. (Foto: iNews Malang/ist)

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo Fitriawati menyebut forum tersebut menjadi langkah awal membangun komunikasi antardaerah penghasil mangga.

"Tujuan kami sama, yakni bagaimana mangga bisa mendunia dengan kualitas yang sesuai,” ujar Fitri.

Salah satu tindak lanjutnya ialah pembentukan grup komunikasi lintas daerah. Jejaring itu diharapkan menjadi cikal bakal lembaga khusus pengembangan mangga tingkat nasional.

Beragam kegiatan juga digelar selama festival. Mulai Mango Fun Walk, lomba rujak erok-erok, seni ukir mangga, hingga Festival Musik Dug-Dug.

Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin mengapresiasi penyelenggaraan MCI 2026. Menurutnya, festival tersebut menjadi sarana memperkenalkan potensi pertanian sekaligus mengembangkan industri kreatif daerah.

"Kota Probolinggo terkenal dengan mangganya. Semua perihal mangga telah dikupas di acara ini. Kami berharap mangga Indonesia, terutama Kota Probolinggo, semakin luas pendistribusiannya," kata Aminuddin.


Foto gunungan mangga karya Dewi Sartika berhasil meraih juara harapan ketiga MCI 2026. (Foto: iNews Malang/ist)
Gelaran itu juga disebut menarik perhatian investor asal Jepang. Pemkot Probolinggo bahkan memproyeksikan MCI masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN).

Ngawi Juara Kontes Mangga Nasional

Selain lomba fotografi, panitia mengumumkan pemenang sejumlah kompetisi yang menjadi bagian dari MCI 2026.

Dalam National Mango Contest, Kabupaten Ngawi berhasil meraih juara pertama. Kabupaten Pasuruan menempati posisi kedua, disusul Kabupaten Situbondo sebagai juara ketiga.

Kabupaten Kediri meraih harapan pertama, sedangkan Kabupaten Probolinggo memperoleh harapan kedua. Untuk kategori stan, Kabupaten Blora terpilih sebagai stan terbaik dan Kabupaten Jember menjadi stan favorit.

Persaingan juga berlangsung dalam lomba kirab budaya gunungan mangga. Diskominfo Kota Probolinggo keluar sebagai juara pertama, disusul Dinas PUPR Perkim dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Sementara itu, Umar Faraug Firmansyah menjuarai lomba kreasi kostum mangga. Posisi kedua diraih Rudy Hartono dan juara ketiga Biba Decoration.

Untuk lomba desain kostum mangga, Naylla meraih juara pertama. Livo Gery Wijaya menempati posisi kedua dan Widya Dyta berada di urutan ketiga.

Kategori desain batik motif mangga dimenangkan Syahyaafi Nawawi Pramono. Juara kedua diraih Timor Pudji Astutik, sedangkan Mutiara Kasih Rudini menempati posisi ketiga.

Di bidang kuliner, Kelurahan Mayangan menjadi juara lomba kreasi olahan mangga. Kelurahan Jati dan Kebonsari Wetan menyusul di posisi kedua dan ketiga.

Adapun lomba rujak erok-erok dimenangkan Kelurahan Curahgrinting. Kelurahan Pilang meraih juara kedua dan Kelurahan Kedopok menempati posisi ketiga.

Beragam kompetisi bertajuk Mango Carnival of Indonesia 2026 itu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan mangga melalui sektor pertanian, kuliner, seni, dan pariwisata. Sekaligus membuka ruang kreativitas bagi masyarakat Kota Probolinggo.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut