BANYUWANGI, iNewsMalang.id - Aksi kekerasan dalam rumah tangga terjadi di Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jumat (24/4/2026) malam. Seorang perempuan, Nur Khasanah (56), mengalami luka bakar parah setelah diduga disiram bensin dan dibakar oleh suaminya, Sularni (63), sekitar pukul 23.50 WIB.
Kapolsek Gambiran AKP Dwi Wijayanto mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat korban hendak menunaikan Salat Isya. Tiba-tiba pelaku menyiramkan bahan bakar ke tubuh korban dan langsung menyalakan api.
“Korban hendak melaksanakan salat Isya. Tiba-tiba suaminya menyiramkan bensin ke tubuh korban dan menyulutkan api,” ujar Dwi, Sabtu (25/4/2026).
Api cepat membesar dan melalap tubuh korban. Dalam kondisi terbakar, korban berlari keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan.
Teriakan itu didengar kakak korban, Maksurin, bersama tetangganya, Soleh. Keduanya segera membantu memadamkan api dengan menyiramkan air menggunakan ember dari kamar mandi hingga api berhasil dipadamkan.
Saat memeriksa bagian dalam rumah, saksi menemukan pelaku juga dalam kondisi terbakar. Polisi menyebut pelaku ditemukan dalam posisi tengkurap dengan api masih menyala di tubuhnya.
Korban dan pelaku kemudian dibawa ke RSUD Genteng untuk mendapat perawatan intensif. Hasil pemeriksaan awal polisi mengarah pada dugaan konflik ekonomi dalam rumah tangga yang kerap memicu pertengkaran di antara keduanya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar hingga 100 persen, sementara pelaku sekitar 85 persen. Polisi mempertimbangkan rujukan ke RSUD Blambangan karena kondisi keduanya yang kritis dan membutuhkan penanganan khusus.
“Potensi kematian akibat luka bakar sangat tinggi, sehingga membutuhkan penanganan intensif di fasilitas khusus,” pungkas Dwi.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
