MALANG, iNewsMalang.id – Kebakaran Gunung Bromo ikut membuyarkan rencana liburan ribuan wisatawan. Akses wisata ke kawasan Gunung Bromo ditutup total setelah kebakaran hutan melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Dari 3.062 wisatawan yang sudah membeli tiket untuk periode 9–15 Agustus, sebanyak 2.056 orang memilih refund.
Balai Besar TNBTS memberikan dua pilihan bagi wisatawan yang terdampak penutupan. Tiket bisa dikembalikan melalui mekanisme refund atau dijadwalkan ulang melalui reschedule. Namun, mayoritas memilih uang tiket dikembalikan.
Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama menyebut, dari 2.671 wisatawan nusantara yang sudah membeli tiket, sebanyak 1.944 orang telah mengajukan refund. Hanya 32 orang yang memilih reschedule. Sedangkan 695 wisatawan lainnya belum mengajukan pilihan.
“Dari wisatawan nusantara, 1.944 orang memilih refund, 32 orang reschedule, dan 695 orang belum mengajukan,” kata Endrip, Rabu (12/8/2026).
Sementara itu, dari 391 wisatawan mancanegara, sebanyak 112 orang memilih refund. Tidak ada wisatawan asing yang mengajukan reschedule. Sebanyak 279 wisatawan lainnya juga belum mengajukan permohonan.
“Tidak ada wisatawan mancanegara yang reschedule. Sebanyak 279 orang belum mengajukan,” ujarnya.
Jika ditotal, 2.056 wisatawan sudah memilih refund. Hanya 32 orang yang masih mempertahankan rencana kunjungan dengan menjadwalkan ulang. Sementara 974 wisatawan belum menentukan pilihan.
Endrip mengatakan, wisatawan yang terdampak penutupan dapat memilih mekanisme yang telah disiapkan TNBTS sesuai kebutuhan masing-masing.
Penutupan akses dilakukan sebagai dampak Kebakaran Gunung Bromo. Selain memastikan keselamatan wisatawan, kebijakan tersebut memberi ruang bagi petugas untuk fokus melakukan penanganan kebakaran di kawasan TNBTS.
Kebakaran pertama kali dilaporkan pada Senin (3/8/2026) di Blok Bantengan. Api kemudian meluas ke sejumlah wilayah di kawasan TNBTS.
Akses wisata Gunung Bromo ditutup total mulai Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB. Penutupan berlaku sampai kondisi kawasan dinyatakan aman.
Kebakaran Gunung Bromo pun tak hanya berdampak pada aktivitas wisata. Ribuan wisatawan yang sebelumnya sudah mengatur perjalanan kini harus mengubah rencana. Mayoritas memilih refund, sementara sebagian kecil memilih menunggu kesempatan melalui reschedule.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
