Bromo Terbakar, Tumpak Sewu Ramai Dikunjungi Turis Asing

Avirista Midaada
Suasana Wisata Tumpak Sewu yang ramai didatangi wisatawan mancanegara. (Foto: iNews Malang/Avirista Midaada)

MALANG, iNewsMalang.id - Bromo boleh ditutup. Namun, liburan wisatawan asing di Malang Raya tak ikut berhenti. Saat kawasan Gunung Bromo masih dicekam kebakaran, Air Terjun Tumpak Sewu justru kebagian berkah.

Destinasi yang berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang itu mendadak lebih ramai. Turis mancanegara, terutama dari Eropa, mulai mengalihkan tujuan wisatanya. Tumpak Sewu menjadi pilihan setelah akses ke Bromo ditutup total.

Pengelola Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang Dwi Rukmanto mengatakan, kunjungan wisatawan mancanegara naik sekitar 30–40 persen sejak Bromo ditutup.

Biasanya, Tumpak Sewu menerima sekitar 100–200 wisatawan asing setiap hari. Jumlah itu meningkat sejak akhir pekan lalu.

“Sejak Bromo ditutup karena kebakaran ini naik 30–40 persen. Terutama wisatawan mancanegara,” kata Dwi saat dikonfirmasi Kamis (13/8/2026).

Lonjakan mulai terasa setelah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup seluruh pintu masuk kawasan wisata pada Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB.

Sejumlah pemandu wisata kemudian mengubah rute perjalanan. Tumpak Sewu menjadi salah satu destinasi alternatif yang ditawarkan kepada wisatawan yang sebelumnya memasukkan Bromo dalam itinerary.

Turis dari Eropa menjadi penyumbang terbesar. Di antaranya berasal dari Prancis, Inggris, Spanyol, dan Belanda. Wisatawan asal China dan Malaysia juga mulai terlihat.

“Kalau wisatawan lokal tidak begitu banyak. Yang banyak justru dari luar negeri,” ujar Dwi.

Bagi pengelola, situasi tersebut tak hanya menjadi berkah sesaat. Ramainya turis asing diharapkan bisa menjadi promosi gratis bagi Tumpak Sewu.

Sebab, hampir setiap wisatawan mengabadikan panorama air terjun yang kerap dijuluki Niagara Indonesia tersebut. Foto maupun video itu kemudian dibagikan melalui media sosial.

“Harapannya bukan hanya saat Bromo ditutup. Ke depan lebih banyak lagi yang datang. Mereka secara tidak langsung membantu promosi kita di luar negeri,” tuturnya.

Bromo Tutup, Rute Wisata Diubah

Pemandu wisata di Malang, Ahnaf Lentera Jagad, membenarkan adanya perubahan rute perjalanan wisatawan asing. Menurut dia, kunjungan turis mancanegara ke Malang Raya tetap ramai meski Bromo sementara tak bisa dikunjungi.

Persoalannya, masih ada wisatawan yang belum mengetahui kondisi terkini Bromo. Bahkan, sebagian tetap bersikeras ingin menuju kawasan tersebut.

Ahnaf memilih menunjukkan foto dan video kondisi kebakaran kepada wisatawan. Setelah melihat situasi di lapangan, mereka akhirnya memahami alasan Bromo tidak bisa dikunjungi.

“Masih ada yang ngeyel mau ke sana. Saya tunjukkan video dan foto kondisi Bromo terkini. Setelah itu mereka baru paham,” katanya.

Dari sana, wisatawan biasanya meminta rekomendasi destinasi pengganti. Tumpak Sewu menjadi salah satu pilihan karena lokasinya relatif dekat dan memiliki daya tarik alam yang kuat.

Menurut Ahnaf, wisatawan asing umumnya tinggal beberapa hari di Malang Raya. Bromo biasanya masuk agenda pada hari kedua atau ketiga.

“Kalau Bromo tidak bisa dikunjungi, ya kita arahkan ke tempat lain. Salah satunya Tumpak Sewu,” ujarnya.

Menariknya, sejauh ini belum ada wisatawan yang meminta pembatalan perjalanan secara keseluruhan. Paket wisata yang semula memasukkan Bromo tetap dijalankan dengan mengganti destinasi.

“Kalau mereka minta refund kan susah. Tapi sejauh ini belum ada yang minta refund. Kita arahkan ke tempat wisata lain,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga Kamis (13/8/2026) sore, kebakaran di kawasan Gunung Bromo masih belum sepenuhnya padam. Luas area terdampak dilaporkan mencapai sekitar 921 hektare dan membentang di wilayah Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Malang, hingga Pasuruan.

Pergerakan api bahkan sempat melalap kawasan Seruni Point dan wilayah Pasuruan. Di sisi Probolinggo, kobaran api juga terpantau mengarah ke kawasan jembatan kaca.

Kondisi tersebut membuat penutupan kawasan wisata Bromo masih diberlakukan. Di tengah situasi itu, Tumpak Sewu justru menjadi salah satu destinasi yang mendapat limpahan wisatawan.

Editor : Ryan Haryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network