get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran di Kawasan Gunung Bromo, Dua Pintu Masuk Ditutup

Dulu Enggan Kembali, Kini Meiriza Jadi Penggerak Experience Tourism di Gunung Bromo

Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:21 WIB
header img
Bagi Meiriza, kekuatan Bromo ada pada budaya, masyarakat, dan kisahnya. (Foto: iNews Malang/Ryan H)

MALANG, iNewsMalang.id - Gunung Bromo acap kali diidentikkan dengan hamparan pasir berbisik dan magisnya panorama matahari terbit. Namun, bagi Meiriza Ardianti SIKom, potensi terbesar kawasan strategis Bromo Tengger bukan hanya pemandangan alam yang estetis di media sosial, melainkan kekayaan narasi budaya dan kearifan lokal yang hidup di dalamnya.

Perspektif tersebut lahir dari perjalanan personal yang terbilang unik. Saat pertama kali menginjakkan kaki di Bromo pada 2015, perempuan kelahiran Surabaya, 14 Mei 1988, itu sempat berikrar tidak akan kembali karena dinginnya suhu serta beratnya medan.

Namun, sembilan tahun kemudian, takdir justru membawanya kembali ke Bumi Tengger untuk mengemban amanah sebagai Cluster Marketing Manager Manis ae Group.

“Dulu saya sempat bilang kapok ke Bromo karena dingin dan capek. Eh, sekarang malah kerja di sini dan ikut menyerap budayanya. Benar-benar kemakan omongan sendiri,” ungkapnya sambil tertawa, Kamis (6/8/2026).


Meiriza mendorong experience tourism berbasis budaya dan cerita Bromo. (Foto: iNews Malang/Ryan H)

Mendorong Experience Tourism Berbasis Storytelling

Interaksi intensif dengan masyarakat Tengger selama dua tahun terakhir memperluas cara pandang Meiriza terhadap potensi industri hospitality di Bromo. Alumnus Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Surabaya itu melihat masih ada ruang besar yang belum tergarap optimal, yakni menghadirkan Bromo sebagai ruang belajar sekaligus ruang interaksi budaya.

Menurut perempuan yang akrab dipanggil Mei itu, daya tarik Bromo perlu bertransformasi dari hanya sebagai destinasi sightseeing atau menikmati panorama menjadi experience tourism. Pendekatan ini mengedepankan storytelling yang mengintegrasikan budaya, tradisi, kuliner lokal, hingga edutourism sehingga wisatawan tidak hanya datang untuk berfoto, tetapi juga memperoleh pengalaman yang lebih bermakna.


Cluster Marketing Manager Manis ae Group, Meiriza bangun narasi wisata Bromo. (Foto: iNews Malang/Ryan H)

Berbekal rekam jejak di bidang Leadership Communication, Hospitality Marketing Strategy, Content Creation, serta pengalaman sebagai content creator dan model profesional, Mei berupaya menerapkan strategi pemasaran yang lebih substantif melalui Manis ae Group.

“Buat saya, Bromo bukan lagi tempat bekerja, tetapi tempat belajar dan bertumbuh. Kekuatan utama destinasi ini ada pada budaya, masyarakat, dan cerita yang hidup di dalamnya,” ucapnya.

“Promosi harus bisa menceritakan budaya serta kehidupan masyarakatnya. Bukan hanya mengajak orang datang, tetapi juga memberi pengalaman yang berkesan,” tambah mantan juri kompetisi busana yang juga pernah tampil di Muslim Fashion Runway 2025 tersebut.

Penguatan Duta Wisata dan Inklusivitas Ekosistem

Mei optimis, masa depan pariwisata Bromo juga diwujudkan melalui pembinaan generasi muda. Berkat kemampuannya di bidang komunikasi publik, ia dipercaya menjadi mentor public speaking dan personal branding bagi pasangan Kakang Ayu Kabupaten Probolinggo yang melaju ke ajang Raka Raki Jawa Timur 2026.

Melalui pembekalan tersebut, ia menekankan pentingnya peran duta wisata sebagai storyteller yang mampu menyampaikan potensi daerah secara efektif, autentik, dan berkarakter kepada masyarakat luas.

Menutup pandangannya, Mei menggarisbawahi bahwa keberlanjutan pariwisata Bromo hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang inklusif antara pemerintah, pelaku usaha, media, generasi muda, dan masyarakat adat Tengger.

“Kalau alam tetap dijaga, budaya terus dilestarikan, dan masyarakat menjadi pelaku utama pariwisata, Bromo Tengger akan tetap menjadi destinasi kelas dunia tanpa kehilangan identitasnya,” pungkasnya.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut