BANYUWANGI, iNewsMalang.id - Aksi pencurian meteran air milik pelanggan PUDAM terjadi di sejumlah wilayah Banyuwangi. Polisi menangkap seorang mantan guru berinisial PA, warga Kecamatan Songgon, yang diduga menjadi pelaku. Kerugian akibat kasus ini diperkirakan mencapai Rp71 juta.
Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengungkapkan, pelaku nekat mencuri karena tekanan ekonomi setelah tidak lagi bekerja sebagai guru.
“Motifnya ekonomi. Hasil penjualan barang curian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Dalam aksinya, tersangka berkeliling mencari lokasi sepi, terutama rumah kosong dan toko yang tutup. Ia kemudian melepas meteran air dari instalasi pelanggan menggunakan alat yang telah disiapkan.
“Pelaku ini berkeliling sengaja mencari rumah kosong, kemudian dilihat lokasi meterannya di mana, dan langsung diambil,” ucap Lanang.
Meteran hasil curian selanjutnya dikumpulkan dan dibongkar. Komponen bernilai seperti tembaga dan kuningan dipisahkan untuk dijual, sementara sebagian lainnya dijual dalam kondisi utuh. Dari pengakuan tersangka, ia telah mengambil sekitar 28 unit meteran.
Namun, data PUDAM Banyuwangi menunjukkan jumlah kehilangan lebih besar. Sedikitnya 160 unit meteran dilaporkan hilang di lima kecamatan. Polisi menduga ada kemungkinan pelaku lain dengan pola serupa.
“Masih kami dalami. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain dengan motif yang sama,” tegas Lanang.
Saat ini, tersangka ditahan di Mapolsek Banyuwangi Kota dan dijerat pasal pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Sementara itu, Direktur PUDAM Banyuwangi Abd. Rahman menyebut sebagian barang bukti sudah tidak dapat digunakan lagi karena rusak setelah dibongkar. “Barang ini sudah dirusak semua, tidak mungkin kita pasang lagi,” kata Rahman.
Dia menyebut, kasus kehilangan meteran mulai meningkat sejak awal April, usai Lebaran, dengan laporan terbanyak berasal dari wilayah perkotaan. Proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
