“Saat ini jenazah bayi sedang dievakuasi petugas bersama relawan untuk dibawa ke rumah sakit guna proses identifikasi lebih lanjut,” ujarnya.
Dari pemeriksaan awal, kondisi jenazah sudah membengkak karena cukup lama terendam air. Polisi menduga bayi tersebut baru dilahirkan dan telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.
Hasil identifikasi sementara memperkirakan usia bayi sekitar lima hari. Namun, penyebab kematian masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis.
Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah dievakuasi ke RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Polisi kini mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan menelusuri identitas orang tua bayi.
Penyidik juga mendalami kemungkinan adanya unsur pidana terkait keberadaan jasad bayi di aliran Sungai Brantas tersebut.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
