BANDUNG, iNewsMalang.id – Tiga poin akhirnya didapat. Namun, kemenangan perdana Arema FC di Piala Presiden 2026 belum membuat Marcos Santos berpuas diri. Pelatih asal Brasil itu justru menilai Singo Edan masih jauh dari bentuk terbaiknya meski sukses menekuk Tampines Rovers 2-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (28/7/2026).
Bagi Marcos, kemenangan itu bukan hanya memutus paceklik poin setelah tumbang dari Persib Bandung. Yang lebih penting, anak asuhnya mulai menunjukkan perubahan mental saat berada di bawah tekanan.
Laga melawan wakil Singapura tersebut menjadi ujian sesungguhnya. Arema memang sempat menjauh lewat dua gol Gustavo Henrique pada menit ke-27 dan 34. Namun, Tampines tak berhenti menekan hingga menit-menit akhir sehingga Singo Edan dipaksa bekerja keras mengamankan kemenangan.
Marcos mengakui tim tamu tampil jauh lebih merepotkan dari yang diperkirakan. Organisasi permainan yang disiplin dipadu kecepatan transisi membuat Arema beberapa kali kehilangan kendali pertandingan.
“Pertandingannya sulit. Mereka tim yang kuat, punya kecepatan dan terus menekan sampai akhir,” ujar Marcos.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
